Petani Rawajitu Utara Menjerit: Panen Melimpah, Harga Gabah Terpuruk….

KAPERWIL LAMPUNG

- Redaksi

Jumat, 4 April 2025 - 18:54 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI LAMPUNG – Para petani di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten mesuji, mulai memasuki musim panen padi. Namun, alih-alih mendapatkan keuntungan, mereka justru kecewa akibat rendahnya harga gabah di pasaran. Saat ini, harga gabah hasil panen hanya dihargai Rp5.700 per kilogram, jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan oleh Presiden RI Prabowo sebesar Rp6.500 per kilogram.

 

Selain harga yang rendah, tingginya curah hujan belakangan ini turut memperparah kondisi para petani. Hujan deras membuat proses pengeringan gabah menjadi sulit, sehingga kualitas hasil panen menurun dan harga jual semakin di tekan oleh tengkulak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Para petani di wilayah tersebut berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. “Kami mohon Bulog turun langsung ke wilayah kami untuk menyerap hasil panen dengan harga yang sesuai HPP. Kalau tidak, kami akan semakin sulit bertahan,” ujar Sariyanto selaku ketua gapoktan, di Desa sidang Kurnia agung, Kecamatan Rawajitu Utara

 

 

Harga gabah yang terus anjlok di tingkat petani menjadi persoalan yang mendesak dan harus segera diatasi oleh intervensi Kementerian Pertanian dan BULOG, agar HPP yang sudah ditetapkan oleh pemerintah benar-benar berjalan.

 

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Rawajitu Utara didik purwoko mengatakan, “Produktivitas padi di Kecamatan Rawajitu Utara mencapai 5-6 ton per hektare. Namun, tanpa kepastian harga yang layak, hasil panen melimpah ini justru membuat petani khawatir akan kerugian besar.”

(Yoyon mulyanto)

Berita Terkait

Polres Tulang Bawang Kerahkan 70 Personel Gabungan Lakukan Patroli Wisata, Berikut Lokasi Sasarannya
*Tempat Wisata Mulai Ramai Didatangi Pengunjung, Polres Tulang Bawang Barat dan Jajaran Pastikan Keamanan*
Satgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2025 Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Dialogis di 6 Lokasi Berbeda
Kadis Balitbangda Tuba Dalang Dibalik Dugaan KKN DD Bratasena Mandiri
Dokkes Polres Tulang Bawang Rutin Cek Kesehatan Personel di Pos Pam dan Pos Yan, AKBP Yuliansyah Paparkan Tujuannya
Kabag Ops Bersama PJU Polres Tulang Bawang Kunjungan di Tiga Pos Operasi Ketupat Krakatau 2025, Ini Tujuannya
Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Wisata Pada H+1 Lebaran 2025, Ini Tujuannya
*Polsek Tulang Bawang Tengah Rutin Laksanakan Patroli Rumah Kosong, Berikan Imbauan Untuk Warga*

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 19:34 WIB

Polres Tulang Bawang Kerahkan 70 Personel Gabungan Lakukan Patroli Wisata, Berikut Lokasi Sasarannya

Sabtu, 5 April 2025 - 17:43 WIB

*Tempat Wisata Mulai Ramai Didatangi Pengunjung, Polres Tulang Bawang Barat dan Jajaran Pastikan Keamanan*

Jumat, 4 April 2025 - 20:23 WIB

Satgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2025 Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Dialogis di 6 Lokasi Berbeda

Jumat, 4 April 2025 - 19:07 WIB

Kadis Balitbangda Tuba Dalang Dibalik Dugaan KKN DD Bratasena Mandiri

Jumat, 4 April 2025 - 16:32 WIB

Dokkes Polres Tulang Bawang Rutin Cek Kesehatan Personel di Pos Pam dan Pos Yan, AKBP Yuliansyah Paparkan Tujuannya

Kamis, 3 April 2025 - 08:32 WIB

Kabag Ops Bersama PJU Polres Tulang Bawang Kunjungan di Tiga Pos Operasi Ketupat Krakatau 2025, Ini Tujuannya

Rabu, 2 April 2025 - 11:01 WIB

Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Wisata Pada H+1 Lebaran 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 1 April 2025 - 20:32 WIB

*Polsek Tulang Bawang Tengah Rutin Laksanakan Patroli Rumah Kosong, Berikan Imbauan Untuk Warga*

Berita Terbaru