Pemkab Aceh Timur Siap Wujudkan Sekolah Rakyat, Wakil Bupati Hadiri Rapat Di Kemensos RI

AGUS SURIADI

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 00:39 WIB

50385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., menghadiri undangan resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta Selatan. Kamis (17/4/2025).

Kehadirannya bersama jajaran perangkat daerah terkait merupakan bagian dari agenda pembahasan dan klarifikasi usulan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kemensos.

Acara ini merupakan langkah lanjutan dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait optimalisasi program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, melalui program pendidikan inklusif yang dikenal dengan nama Sekolah Rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi klarifikasi, Kabupaten Aceh Timur memaparkan kesiapan daerah terkait lokasi usulan Sekolah Rakyat, termasuk legalitas lahan, status aset, serta kesiapan dukungan sumber daya manusia dan sarana prasarana pendidikan.

“Kami Pemkab Aceh Timur menyambut baik inisiatif Kementerian Sosial dalam membangun Sekolah Rakyat sebagai solusi konkret pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan. Aceh Timur siap mendukung penuh program ini, dan kami telah menyiapkan lokasi serta dokumen pendukung yang sesuai dengan ketentuan,” kata Wakil Bupati Aceh Timur T Zainal Abidin.

Lanjutnya, “Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk masa depan generasi muda, khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan rentan.

Kami percaya bahwa investasi pada pendidikan adalah kunci untuk menciptakan perubahan jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat kami.” Imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, serta Bagian Hukum Pemkab Aceh Timur.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara klarifikasi usulan Sekolah Rakyat, yang menjadi dasar administratif penting sebelum tahapan implementasi selanjutnya dilakukan oleh Kementerian Sosial RI bersama pemerintah daerah.

{Pimred}

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar
Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama
Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai
NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Asisten Pemerintahan Sekda Aceh Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Akses Pendidikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:03 WIB

DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang Perkuat Integritas dan Tegaskan Tugas Pokok serta Fungsi Pengurus

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:13 WIB

Sambut Kapolda Baru, Kak Na: Selamat Datang, Selamat Bertugas di Bumi Serambi Mekah

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:23 WIB

Sekda Aceh Bersama Pimpinan SKPA Takziah ke Rumah Duka Almarhum dr. Zaini Abdullah

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:08 WIB

Kak Na: Abu Doto adalah Senior dan Tauladan Kita Semua

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:48 WIB

Tinjau Prolat 2026 di SPN Polda Aceh, Kapolda Marzuki Ali Basyah Beri Arahan dan Motivasi Peserta Pelatihan

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

‎Wagub Aceh Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat Di Aceh Besar

Berita Terbaru