Resmikan 32 Puskesmas Di Aceh Utara Menjadi BLUD ** Pesan Ayahwa : Belajarlah Cara Senyum !

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 15:07 WIB

50306 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh-Utara | Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil, SE, MM, meresmikan berlakunya status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk 32 unit Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Aceh Utara.

Prosesi peresmian berlangsung dalam satu seremoni launching bersama yang dilakukan di halaman Puskesmas Lhoksukon, Selasa, 22 April 2025. Turut hadir di sana para pejabat Forkopimda Aceh Utara, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara Teuku Muzafar, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Ngatemin, SH, MH, pejabat dari Polres Aceh Utara, Kodim 0103/Aceh Utara, para Kepala SKPK, Kepala Puskesmas, dan para ketua organisasi profesi kesehatan.

Launching BLUD Puskesmas ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Bupati H Ismail A Jalil, SE, MM, didampingi Kajari Teuku Muzafar, SH, MH, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Jalaluddin, SKM, MKes. “Kami yakin dengan adanya pola pengelolaan keuangan yang mandiri oleh BLUD Puskesmas, maka wewenang Kepala Puskesmas dalam mengambil kebijakan dan keputusan akan lebih fleksibel dan bertanggungjawab,” kata Ayahwa, sapaan akrab Bupati, dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengharapkan sistem yang baru tersebut dapat meningkatkan profesionalisme manajemen Puskesmas, khususnya di bidang pengelolaan administrasi keuangan. “Utamakan transparansi, akuntabel dan bertanggungjawab dalam proses implementasinya. Apalagi dengan penerapan BLUD ini maka memberikan kewenangan dan otonomi yang lebih luas kepada para Kepala Puskesmas.”
Lebih jauh Ayahwa mengajak para tenaga kesehatan agar terus melakukan inovasi untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Sebab melayani orang sakit jauh berbeda dengan melayani orang sehat. Orang datang ke tempat layanan kesehatan karena mereka sangat butuh dilayani.

“Orang yang sakit kepingin sembuh, kesembuhan didapat 50 persen karena bagusnya pelayanan, bukan yang lain-lain, selebihnya karena obat-obatan dan lain-lainnya. Oleh karena itu, faktor layanan sangat penting dan sangat perlu Bapak/Ibu perhatikan,” tegas Ayahwa.

“Saya minta Bapak/Ibu di unit layanan berilah senyum. Kalau ada yang tidak bisa senyum, maka belajarlah cara senyum. Meunyoe na yang hanjeut khem, maka mulai uroe nyoe meurunoe cara khem. Jangan layani pasien dengan muka merengut,” tegas Ayahwa lagi, seraya menambahkan bahwa perbaikan pada sektor layanan kesehatan merupakan prioritas dalam Visi Aceh Utara Bangkit yang menjadi slogan dalam memimpin Aceh Utara ke depan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Jalaluddin, SKM, MKes, dalam laporannya antara lain mengatakan perubahan status Puskesmas dari UPTD menjadi BLUD ini adalah hasil kerja keras seluruh stakeholder terkait, sehingga sebanyak 32 Puskesmas yang ada di Aceh Utara bisa menjadi BLUD yang di-launching pada hari ini. “Ini mungkin adalah jumlah terbesar di Tanah Air bisa di-launching sekaligus,” ungkapnya.
Kata dia, launching BLUD

Puskesmas merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati/Wabup. Dengan berstatus BLUD, Puskesmas akan lebih luwes bergerak dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam mengatur keuangan sendiri dan bisa menjadi salah satu sumber PAD bagi daerah.

Mudah-mudahan dengan berstatus BLUD, akan dapat lebih menurunkan angka kesakitan di Aceh Utara, di mana saat ini prioritas pada TBC dan stunting. “Kita fokus menurunkan angka kesakitan, sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati/Wabup. Terimakasih kepada semua pihak atas lahirnya BLUD Puskesmas di Aceh Utara,” kata Jalal.

Saat ini, lanjutnya, terdapat 113 orang dokter yang tersebar di Puskesmas-Puskesmas di Aceh Utara. Ditambah lagi dengan jumlah perawat, bidan, tenaga gizi, dan profesi kesehatan lainnya, dengan jumlah total seluruhnya sebanyak 4.403 orang tenaga kesehatan. Dari situ diharapkan akan dapat memberikan layanan yang maksimal untuk mendukung Visi Aceh Utara Bangkit, khususnya dalam perbaikan derajat kesehatan masyarakat.

{Pimred}

Berita Terkait

Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi
Pasca Banjir Bandang November 2025 Lalu, Harga TBS Di Aceh Utara Tembus Rp2.500 per Kg
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM
Dua Pelajar Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Lhoksukon
Kebersamaan Menjadi Kekuatan: DPC BAI Aceh Tamiang, Media Liputanesia.com, dan Imam Kebun Tanah Terban Bersinergi
Polantas Karib Sasar Pelajar SMK Negeri 1 Cot Girek, Wujudkan Generasi Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Pengawasan Internal, Kapolres Aceh Utara Periksa Inventaris Senjata Api

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:08 WIB

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

Rabu, 2 September 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 10:53 WIB

Jadi Inspektur Upacara Hardikda ke-67, Plt. Sekda: Pendidikan Hari Ini Menentukan Masa Depan Aceh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

Berita Terbaru