Orator Aksi Tidak Pernah Menyebut Risih Mendengar Asmaul Husna

TRIBUN PASE

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 22:22 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, Detik Publik.com | Solidaritas Aksi Peduli Rakyat (SADAR) meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait cuplikan orasi maupun narasi di media sosial dalam aksi damai tanggal 2 September 2025 beberapa waktu lalu.

Beredar narasi yang menuding orator aksi menyebut lantunan Asmaul Husna sebagai bagian dari penyusup ataupun risih mendengarnya.

Dalam pernyataan resminya, Mega selaku Koordinator SADAR menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Orator aksi tidak pernah secara spesifik menyebut lantunan Asmaul Husna sebagai penyusup ataupun risih mendengarnya.

Pernyataan yang disampaikan murni berupa peringatan umum kepada massa aksi agar waspada terhadap potensi provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Perlu kami luruskan, tidak benar jika dikatakan orator aksi menyebut lantunan Asmaul Husna sebagai penyusup ataupun risih mendengarnya. Justru kami sangat menghormati doa, zikir, dan lantunan Asmaul Husna sebagai bentuk spiritualitas umat yang kami junjung tinggi dibuktikan dengan mengawali aksi kami melakukan doa dan shalawat,” tegas Koordinator SADAR.

Mega mengatakan doa dan lantunan keagamaan justru menjadi kekuatan moral sekaligus spiritual dalam setiap perjuangan rakyat. Karena itu, beredarnya potongan video maupun narasi yang berkembang di ruang publik sangat disayangkan, karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memecah persatuan.

Melalui klarifikasi ini, SADAR menegaskan komitmennya untuk:

– Menjaga marwah perjuangan rakyat dengan aksi yang damai, tertib, dan bermartabat.
– Menghormati seluruh nilai keagamaan dan ekspresi spiritual masyarakat.
– Menolak segala bentuk provokasi maupun fitnah yang dapat merusak tujuan aksi.

Koordinator SADAR berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi, dan tidak mudah terprovokasi oleh potongan narasi yang perlu ditelusuri kebenarannya.

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabanjir dan Pastikan Layanan Pemasyarakatan Tetap Berjalan Optimal
BADKO HMI Sumut Soroti Intimidasi Jurnalis dalam Dugaan Kasus Perusakan Hutan di Langkat
HMI Langkat Kecam Intimidasi terhadap Jurnalis Peliput Kasus Dugaan Perusakan Hutan
Berita Pungli di Puskesmas Sambirejo Itu Hoax,Oknum Dokter Pelaku Penyebar Berita Akan di Lapor ke Polisi
Ramadhan Tahun 2025 Media Teropong Barat.com Bersama Donatur Berbagi Sembako, Santunan kepada Kaum Dhuafa dan Fakir Miskin
Panen Raya Padi, Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Program Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:37 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:00 WIB

Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:36 WIB

Bersatu Demi Masa Depan Aceh Tamiang, DPC BAI, DPD SWI, dan NPCI Gaungkan Semangat Pengembangan Olahraga

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:46 WIB

Prestasi Tak Lagi Menjamin? Polemik SPMB SMP Negeri 1 Indralaya Kembali Lagi Menjadi Tuai Sorotan Publik, Warga: Pemkab OI Jangan Tutup Mata

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:41 WIB

Polri Hadir di Tengah Musibah, Kapolsek Ranto Peureulak Serahkan Bantuan untuk Warga Korban Kebakaran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WIB

Tanam Jagung Tumpang Sari 0,5 Ha di Koto Damai, Polsek Kampar Kiri Hilir Dukung Petani Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Berita Terbaru