Agus Flores Keluarkan Instruksi Khusus, Minta Anggota Pantau Perkembangan Kasus Jampidsus

AGUS SURIADI

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:58 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, menginstruksikan seluruh jaringan wartawan FRN, khususnya di wilayah DKI Jakarta, untuk terus mengawal dan meliput perkembangan penanganan perkara yang menjadi perhatian publik terkait Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Instruksi tersebut disampaikan Agus Flores kepada wartawan FRN pada Kamis (9/7/2026). Ia meminta para jurnalis tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengikuti setiap perkembangan proses hukum secara profesional, berimbang, dan sesuai dengan ketentuan jurnalistik.

“Teman-teman wartawan FRN di Jakarta, terus ikuti perkembangan kasus ini dan lakukan peliputan secara intensif hingga ada kepastian proses hukumnya,” tegas Agus Flores.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus, perhatian publik terhadap perkara tersebut semakin meningkat seiring munculnya sejumlah perkembangan, mulai dari pengamanan ketat di kediaman pribadi Jampidsus hingga rangkaian penggeledahan yang dilakukan aparat penegak hukum di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor.

Sebelumnya, rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di kawasan Jalan Radio I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan setelah terlihat mendapat pengamanan ketat dari personel TNI pada Rabu (8/7/2026). Pengamanan tersebut merupakan kelanjutan dari sistem pengamanan yang telah diterapkan sejak adanya dugaan penguntitan terhadap Jampidsus pada 2024.

Pada waktu yang hampir bersamaan, tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di delapan lokasi di Jakarta dan Bogor. Beberapa lokasi yang digeledah berada di kawasan Kuningan, Sudirman, Cipete, Pacific Place, hingga Bogor.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah sebuah money changer di kawasan Cipete. Dari lokasi tersebut, penyidik dilaporkan menemukan sejumlah brankas yang berisi uang tunai dalam berbagai mata uang asing, di antaranya Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura. Hingga kini, aparat penegak hukum belum menyampaikan secara resmi nilai maupun rincian temuan tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam sejumlah perkara yang sedang ditangani penyidik, termasuk dugaan tindak pidana korupsi di sektor batu bara, perkara asuransi negara, serta dugaan tindak pidana pencucian uang.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan adanya keterkaitan langsung antara pengamanan rumah Jampidsus dengan rangkaian penggeledahan tersebut.

Agus Flores menegaskan, wartawan FRN harus tetap mengedepankan prinsip jurnalisme yang profesional dengan menyajikan informasi berdasarkan fakta dan perkembangan resmi dari aparat penegak hukum.

“Kita mengawal prosesnya, bukan menghakimi. Biarkan aparat bekerja secara profesional, sementara wartawan menjalankan tugasnya menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tutup Agus Flores.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar
Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama
Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai
NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:38 WIB

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB

DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Kamis, 30 April 2026 - 22:06 WIB

Buruh Makassar Suarakan Stabilitas Ekonomi dalam Peringatan May Day 2026

Minggu, 12 April 2026 - 17:45 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 3 April 2026 - 16:31 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:16 WIB

Pelatihan Transpersonal Clinical Hypnotherapy UGM Jadi Tonggak Baru Legitimasi Ilmiah

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:12 WIB

Penjajahan Gaya Baru di Aspal Ibu Kota, Ranny Fahd A Rafiq Bongkar Siasat ‘Biaya Siluman’ yang Memiskinkan Rakyat.

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:44 WIB

Skakmat Permanen: Terbongkarnya Desain Sistemik yang Menjadikan Rakyat Bahan Bakar Mesin Oligarki Global, Ini Kata Fahd A Rafiq

Berita Terbaru