PKTD Desa Kebun Tanah Terban Bergerak: Bersihkan Parit dan Saluran Air, Cegah Risiko Banjir

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKTD Desa Kebun Tanah Terban Bergerak: Bersihkan Parit dan Saluran Air, Cegah Risiko Banjir

ACEH TAMIANG — Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kelancaran saluran air terus dilakukan Pemerintah Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Dipimpin Datok Penghulu Kebun Tanah Terban, Irwan Pane, S.Sos., Ketua MDSK, Daril Khutzni, serta Ketua LKMK, Saut Isak P. Simanjuntak, Pemerintah  dan Aparatur Desa bersama melaksanakan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) pada Kamis, 10 September 2026, dengan melibatkan sebanyak 67 warga desa dalam kegiatan pembersihan parit, saluran pembuangan air, serta lingkungan di sekitar drainase desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak kegiatan dimulai, warga tampak bergotong royong membersihkan sejumlah bagian parit yang mengalami pendangkalan, ditumbuhi rumput liar, serta terdapat sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran air.

Dengan menggunakan peralatan kerja sederhana seperti cangkul, sekop, sapu lidi, kereta sorong, dan parang, masyarakat bekerja bersama membersihkan saluran serta mengangkat material yang mengganggu kelancaran pembuangan air.

Kegiatan PKTD tersebut bukan sekadar agenda membersihkan lingkungan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah desa bersama masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul akibat saluran air yang tidak terawat.

Bukan Sekadar Bersih, Tetapi Upaya Mencegah Risiko Banjir

Saluran air yang tersumbat atau mengalami pendangkalan dapat menjadi persoalan serius, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Air yang seharusnya mengalir melalui saluran pembuangan dapat meluap ke badan jalan, pekarangan rumah, bahkan berpotensi menggenangi permukiman warga.

Karena itu, pemeliharaan dan pembersihan saluran air secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan desa.

Pembersihan parit secara berkala memiliki nilai strategis. Kita tidak boleh menunggu terjadi genangan atau banjir baru kemudian bergerak. Mencegah tentu lebih baik daripada menunggu bencana terjadi,” ujar Datok Penghulu Irwan Pane.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam PKTD juga memberikan manfaat yang lebih luas. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan saluran air yang lebih terawat, program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan produktif di desa.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Desa

Keterlibatan 67  warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak selalu harus diwujudkan melalui pekerjaan berskala besar. Hal-hal sederhana yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung juga merupakan bagian penting dari pembangunan.

Parit yang bersih, saluran air yang lancar, dan lingkungan yang terawat merupakan investasi sederhana, tetapi memiliki dampak besar terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat juga menjadi modal sosial yang sangat penting. Ketika pemerintah desa dan masyarakat memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan, berbagai persoalan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Pemerintah Desa Kebun Tanah Terban juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil kegiatan tersebut dengan tidak membuang sampah ke dalam parit maupun saluran pembuangan air. Sebab, kebersihan lingkungan tidak akan bertahan hanya karena satu kali kegiatan. Dibutuhkan kesadaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama agar saluran air tetap berfungsi dengan baik.

Membersihkan parit bukan pekerjaan sesaat. Setelah dibersihkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaganya agar tetap bersih dan tidak kembali tersumbat. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Daril Khutzni.

Melalui pelaksanaan PKTD, Desa Kebun Tanah Terban tidak hanya menggerakkan masyarakat untuk bekerja dan bergotong royong, tetapi juga membangun kesadaran bahwa desa yang sehat, bersih, nyaman, dan lebih siap menghadapi risiko genangan maupun banjir dimulai dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di sekitarnya.

(Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Wabup Aceh Tamiang Buka Suara soal HGU PT Seumadam, Warga Sekumur Desak Lahan untuk Huntap
112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership
Di Tengah Jalan yang Tertimbun Longsor, Kepedulian Hadir: KITA BISA, SALAM SETARA dan RELAWAN GESIT Salurkan 3 Depot Air Siap Minum
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir
DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa
DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:44 WIB

Aceh Tamiang Deputy Regent Receives Sekumur Residents’ Demands Over PT Seumadam HGU

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership

Rabu, 2 September 2026 - 17:53 WIB

When Roads Are Cut Off, Compassion Finds a Way: KITA BISA, SALAM SETARA and RELAWAN GESIT Provide Three Drinking Water Units

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Site and Installs Boundary Markers at Grand Mosque

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aceh Tamiang Land Office Moves Forward After Flood, Prepares Temporary Office to Maintain Public Services

Berita Terbaru