SIMPAN JERNIH — Bukan berada di balik meja, melainkan turun langsung ke kawasan pinggiran sungai Untuk memastikan debit air sungai dan jalur penyeberangan warga. 18/sep/2026
Begitulah gambaran aktivitas Aipda Bambang Setiawan, Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Jernih, Polres Aceh Timur, Polda Aceh,
Saat berada di kawasan sungai Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih.
Lokasi tersebut berada di kawasan yang memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat
Karena berdekatan langsung dengan jalur penyeberangan yang menghubungkan Desa Batu Sumbang dengan Desa Pante Kera.
Jembatan penghubung kedua desa tersebut memang menjadi salah satu akses penting masyarakat di wilayah pedalaman Simpang Jernih.
Dari pinggiran sungai itu, Aipda Bambang Setiawan terlihat melakukan pemantauan terhadap kondisi perairan.
Keberadaannya di lokasi menjadi gambaran bagaimana seorang Bhabinkamtibmas menjalankan fungsi pembinaan dan pemantauan dengan melihat langsung situasi yang berada di tengah kehidupan masyarakat.
Kawasan sungai tersebut bukan sekadar bentang alam. Bagi warga Batu Sumbang dan Pante Kera, sungai menjadi bagian dari jalur aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Catatan kejadian sebelumnya juga menunjukkan bahwa penyeberangan antara kedua desa pernah menghadapi persoalan
Ketika arus sungai deras dan sarana penyeberangan mengalami gangguan.
Karena itu, kondisi debit dan arus sungai menjadi sesuatu yang patut diperhatikan, terutama ketika wilayah Simpang Jernih diguyur hujan.
Pemantauan lapangan menjadi penting untuk melihat perkembangan kondisi sungai
Sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah ketika melakukan aktivitas di sekitar perairan.
Dok : Vidioe Aipda Bambang Setiawan Bhabinkamtibmas Polsek Simpang jernih Saat Menyampaikan Himbauan kepada seluruh warga
Dalam konteks geografisnya, aliran sungai yang berada di kawasan Simpang Jernih juga memiliki keterkaitan dengan wilayah hulu di kawasan Lesten Pinding, Kabupaten Gayo Lues,
Sebagaimana informasi yang disampaikan dari lapangan. Kondisi di wilayah hulu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan
Ketika masyarakat di daerah hilir memantau perubahan ketinggian maupun derasnya arus sungai.
Kehadiran Aipda Bambang Setiawan di pinggiran sungai menunjukkan pendekatan yang sederhana namun penting:
Melihat langsung, mengenali kondisi lapangan, dan membangun kewaspadaan bersama masyarakat.
Bhabinkamtibmas memang berada pada posisi yang dekat dengan masyarakat.
Karena itu, kehadiran personel di tengah warga tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban,
Tetapi juga menjadi bagian dari komunikasi awal ketika terdapat kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat.
Bagi masyarakat Batu Sumbang dan Pante Kera,
Kewaspadaan terhadap sungai menjadi semakin penting karena jalur penyeberangan merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari.
Masyarakat di sekitar bantaran sungai diharapkan tetap memperhatikan perubahan arus dan kondisi air, terutama setelah hujan turun di kawasan hulu.
Apa yang dilakukan Aipda Bambang Setiawan menjadi pengingat bahwa menjaga keselamatan masyarakat tidak selalu harus menunggu sebuah peristiwa terjadi.
Pemantauan dari pinggir sungai, komunikasi dengan warga, serta perhatian terhadap perubahan kondisi alam merupakan bagian dari upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak awal.
Dari Batu Sumbang, pesan kewaspadaan itu sederhana: sungai harus dipantau, jalur penyeberangan harus diperhatikan, dan keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian bersama.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























