ACEH TIMUR – Sebatang pohon berukuran besar yang tumbang dan menutup akses menuju areal persawahan serta perkebunan di Gampong Meunasah Hagu, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur dan pada Jumat (24/07/2026) pagi, menjadi titik temu semangat gotong royong antara aparat Kepolisian dan masyarakat. Dalam waktu sekitar satu jam, jalur yang sempat terhambat berhasil dibersihkan sehingga aktivitas warga kembali berjalan normal.
Kapolsek Nurussalam AKP Deshery memimpin langsung kegiatan gotong royong bersama personel polsek, aparatur gampong, serta masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu memotong dan menyingkirkan batang pohon yang melintang di badan jalan menuju kawasan pertanian milik warga.
Bagi masyarakat Gampong Meunasah Hagu, jalan tersebut bukan sekadar akses penghubung. Jalur itu merupakan urat nadi aktivitas ekonomi karena sebagian besar penduduk menggantungkan penghidupan sebagai petani dan pekebun.
AKP Deshery mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.
“Gotong royong adalah kekuatan sosial yang telah lama menjadi budaya masyarakat. Ketika ada hambatan yang berdampak pada aktivitas warga, sudah menjadi bagian dari pengabdian kami untuk hadir, bekerja bersama, dan memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Menurut dia, sinergi antara kepolisian, pemerintah gampong, dan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun lingkungan yang tangguh.
“Kebersamaan semacam ini tidak hanya mampu menyelesaikan persoalan secara cepat, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.” Terang Kapolsek Nurussalam AKP Deshery. (Iwan Gunawan).






























