Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajahi Simpang Jernih, Tempuh Dua Jam Jalur Sungai Bertemu Warga Rantau Panjang

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 22:33 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Jernih — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si kembali menjelajahi wilayah pedalaman Kecamatan Simpang Jernih. Kali ini, orang nomor satu di Aceh Timur itu menembus Gampong Rantau Panjang, Senin (5/1/2026), melalui jalur sungai dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Kedatangan Bupati Al-Farlaky disambut hangat oleh warga Rantau Panjang Bidari. Kunjungan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Al-Farlaky ke Simpang Jernih. Sebelumnya, ia telah menerobos akses darat menggunakan sepeda motor trail menuju Gampong Batu Sumbang dan Pante Kera.

Bupati bertolak dari Pendopo Idi menuju pusat Kecamatan Simpang Jernih dan bermalam di Kantor Camat Simpang Jernih sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur sungai. Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan tiba di Gampong Rantau Panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama lebih dari satu jam, Bupati Al-Farlaky berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan itu, ia memastikan pemerintah daerah akan segera memulihkan infrastruktur rumah warga serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Ia juga meninjau langsung kondisi Sekolah Dasar, SMP, serta Puskesmas Pembantu (Pustu) di gampong tersebut.

Gampong Rantau Panjang terdiri dari tiga dusun, yakni Dusun Bidari, Dusun Rube, dan Dusun Jernih. Dalam aktivitas sehari-hari, warga menggunakan jalur darat dan sungai.Sebanyak 127 rumah dilaporkan rusah parah dalam musibah bencana ini.

Untuk ke Gampong Rantau panjang biasanya bisa Jalur darat dapat ditempuh melalui Kecamatan Peunaron dan Birem Bayeun dengan estimasi waktu sekitar dua jam dalam kondisi normal.

Sementara jalur sungai kerap digunakan warga untuk berbelanja ke Kabupaten Aceh Tamiang dengan waktu tempuh sekitar enam jam, sehingga mereka harus bermalam di sana.

Bupati Al-Farlaky menegaskan akan memberi perhatian serius dan khusus terhadap program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) di sejumlah kawasan dengan tingkat kerusakan mencapai 90 persen.

Ia juga menjelaskan secara langsung kepada warga terkait status dan skema hunian sementara (huntara) serta dana tunggu hunian (DTH).

“Penjelasan ini kami anggap sangat penting dan harus terang benderang agar masyarakat tidak salah paham dalam proses pembangunan huntara. Karena itu, komunikasi lintas kecamatan harus gerak cepat supaya tidak ada data rakyat yang tertinggal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegas Al-Farlaky.

Selain itu, Bupati meminta warga Rantau Panjang menggalakkan gotong royong untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum. Ia menyebutkan sejumlah relawan telah masuk ke wilayah tersebut, termasuk personel TNI yang membantu membersihkan sekolah-sekolah.

“Silakan ikut gotong royong bersama relawan dan TNI agar Rantau Panjang bisa cepat pulih,” ujarnya.

Al-Farlaky juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membuka pintu seluas-luasnya bagi relawan yang ingin membantu penanganan pascabencana.

Namun ia mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah agar aktivitas relawan di lapangan berjalan lancar.

“Kita tidak menutup pintu bagi relawan, asalkan ada koordinasi agar teman-teman lebih mudah bergerak di lapangan,” katanya.

Di akhir kunjungan, Bupati berharap komunikasi antara geuchik dan pihak kecamatan terus ditingkatkan, khususnya dalam pendataan dampak bencana. Ia meminta aparatur gampong bergerak cepat memastikan data yang disampaikan benar dan valid.

“Geuchik dan perangkat gampong harus gerak cepat memastikan data yang valid. Kita berharap masyarakat di sini bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Al-Farlaky.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian
Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk
Jalan Sulit, Sekolah Jauh, Sinyal Terbatas: Potret Perjuangan Warga Pedalaman Simpang Jernih Aceh Timur
Patroli Gabungan Polsek Darul Aman dan Koramil 06 Perkuat Keamanan Wilayah
Warga Bidari Hadirkan, Ustad Saripudin Dari Takengon, Meriahkan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.1448 H
Potret Kesenjangan Infrastruktur Di Pedalaman Gampong HTI Ranto Naru
Kapolsek Idi Tunong Dorong Murid SDN 1 Buket Teukuh Tumbuh Disiplin dan Berkarakter
Warga Gampong Pedalaman HTI Ranto Naru Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Jabatan Sekda Aceh M.Nasir Di Berhentikan Dengan Hormat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Damai Aceh ke-21, Kak Na Gelar Aneka Lomba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat Melalui Baitul Mal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Wagub Aceh Minta Samsat Jadi Teladan, Jangan Pakai Plat Luar Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:13 WIB

SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN

Berita Terbaru

Jakarta

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:41 WIB