Aceh Timur — Sebanyak 793 kepala keluarga (KK) dari delapan desa di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan pangan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang disalurkan melalui Perum Bulog Langsa. Bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap kepada warga penerima manfaat di sejumlah desa dengan pengawasan aparatur desa dan pihak terkait agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Camat Simpang jernih Cut Sri Wahyuni, SE di dampingi Burhanuddin,SE Kasi Kesejahteraan Sosial dan Ketertiban Umum Kantor Camat Spj selaku Korcam Bantuan Pangan Kecamatan.Simpang jernih
Dok Foto : Camat Simpang jernih Saat Menyalurkan Bantuan Kepada Warga SPJ
Adapun delapan desa penerima bantuan meliputi SPJ, BTS, PKR, Melidi, RTP, HTI, TP Paloh, dan TP Bor. Total bantuan yang disalurkan mencapai 15.718 kilogram beras serta 3.172 kilogram minyak goreng Minyakita.
Rincian penerima bantuan di masing-masing desa yakni:
* Desa SPJ sebanyak 101 KK menerima 2.020 kilogram beras dan 404 kilogram Minyakita.
* Desa BTS sebanyak 74 KK menerima 1.480 kilogram beras dan 296 kilogram Minyakita.
* Desa PKR sebanyak 120 KK menerima 2.400 kilogram beras dan 480 kilogram Minyakita.
* Desa Melidi sebanyak 174 KK menerima 3.480 kilogram beras dan 696 kilogram Minyakita.
* Desa RTP sebanyak 117 KK menerima 2.340 kilogram beras dan 468 kilogram Minyakita.
* Desa HTI sebanyak 69 KK menerima 1.238 kilogram beras dan 276 kilogram Minyakita.
* Desa TP Paloh sebanyak 107 KK menerima 2.140 kilogram beras dan 428 kilogram Minyakita.
* Desa TP Bor sebanyak 31 KK menerima 620 kilogram beras dan 124 kilogram Minyakita.
Sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui Bappenas dan Perum Bulog Langsa.
“Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami, apalagi kondisi ekonomi saat ini cukup sulit. Kami berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah menyalurkan bantuan,” ujar salah seorang warga penerima manfaat.
Hal serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap program bantuan pangan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat di wilayah pedalaman.
Sementara itu Keuchik Gampong melidi dan seluruh masyarakatnya sangat berterima kepada Bapenas dan perum Bulog serta korcam petugas lapangan yang mau mengantarkan ataupun menyerahkan langsung bantuan pangan tersebut kepada warganya yang berhak menerimanya
Dan mereka sangat senang karena bisa memudahkan warga dalam menerima bantuan bisa mengurangi biaya karena apabila warga mengambil menjemput bantuan ke kecamatan Simpang jernih warga mengeluarkan biaya yang sangat besar ongkos dan transportasi serta terhindar dari ancaman di perjalanan artinya karena keadaan air pun di kawasan batu katak belum stabil mereka sangat beresiko dalam melewati perjalanan tersebut
Foto : Rombongan Korcam Dan Petugas Saat Melintasi Area Batu Katak
Hambatan dan tantangan pun mengiringi rombongan korcam dan petugas di lapangan harapan masyarakat kepada pihak pemerintahan Aceh akan bisa membuka jalan tembus agar mudah pihak kecamatan menyalurkan bantuan
Kalau memang pun impian mereka terwujudkan kalau berangkat pagi selesai penyaluran sore bisa langsung balik karena kalau kebiasaan rombongan tetap harus menginap dulu di lima desa penyaluran bantuan tersebut ke esokan harinya baru bisa balik
Pihak kecamatan bersama aparatur desa berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pangan warga di Kecamatan Simpang Jernih.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























