Festival Bunin Ruang Budaya Dan Seruan Kampanye Perlindungan Hutan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 19:48 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serbajadi— Festival Bunin digelar di Gampong Bunin, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur. Suasana desa yang tenang berubah menjadi ramai sejak pagi, Selasa 22 April 2025.

Warga berkumpul disana menyambut tamu-tamu penting yang datang dari berbagai daerah. Salah satunya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, yang hadir bersama ketua TP- PKK Aceh Timur Ny. lismawani Iskandar Al- Farlaky.

Perjalanan menuju Bunin bukan hal mudah. Dari jalur utama Medan–Banda Aceh, butuh waktu sekitar dua jam menuju desa ini. Tapi bagi Al-Farlaky, Festival Bunin adalah agenda yang tak ingin ia lewatkan.

“Saya buat jadwal khusus untuk hadir karena kegiatan ini penting, bukan hanya dari sisi budaya, tapi juga sebagai kampanye menjaga lingkungan,” kata Al- Farlaky mengawali sambutannya.

Kedatangan Bupati disambut secara adat. Ia dan istri dikenakan pakaian tradisional Gayo Lokop dalam prosesi “Pemulia Raja” tanda penghormatan bagi tamu yang dianggap penting. Setelah itu, acara dibuka dengan Tari Saman versi Lokop dan tampilan Seniman lokal Group Band Maimunzir.

Penampilan ini jadi salah satu daya tarik utama festival. Ada juga pembacaan puisi oleh sastrawan Aceh Fikar Waeda yang asli putra Gayo dengan pengalaman seninya dikancah nasional. Dalam performanya di festival bunin ini ia membawakan dua karya berjudul Batu dan Kopi.

Festival Bunin adalah kegiatan tahunan yang digagas oleh Yayasan HAKA. Tujuannya memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menyuarakan pentingnya menjaga hutan.

Bupati Al- Farlaky mengatakan Bunin dikenal sebagai bagian surga tersembunyi di pelosok Aceh Timur. Dikelilingi hutan Leuser dan kaya akan sumber daya alamnya, terutama air bersih yang melimpah, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

“Potensi tersebut perlu dikelola dengan aturan hukum yang jelas dan berpihak pada masyarakat. Dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan hadir mendukung penuh pengembangan ini,” kata Al- Farlaky

Desa Bunin sendiri berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Leuser. Letaknya strategis, dengan landscape hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna khas Sumatera.

“Bunin ini punya sumber daya alam yang luar biasa. Memiliki satwa – satwa langka yang masih dilindungi hingga Bunin. Pemerintah komit mendukung kampanye perlindungan satwa dan hutan terus kita gelorakan ke berbagai tingkat baik nasional hingga internasional,” kata Al- Farlaky.

Ia juga menyampaikan pentingnya promosi wisata berbasis kearifan lokal. Menurutnya, peran media sosial dan influencer sangat dibutuhkan agar Bunin makin dikenal luas.

“Kalau promosi tepat dan semua pihak terlibat, perekonomian warga juga bisa ikut tumbuh,” tambahnya.

Al-Farlaky juga mendorong kolaborasi lebih erat antara pemerintah, aktivis lingkungan, dan para peneliti untuk mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan.

“Bunin bisa menjadi contoh bagaimana pelestarian alam bisa berjalan seiring dengan penguatan ekonomi dan budaya masyarakat,” pungkas Al- Farlaky.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh Timur, para Asisten, Kepala OPD, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Festival ditutup dengan dialog singkat bersama warga, yang menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depannya.

{Pimred}

Berita Terkait

Sentuhan Kemanusiaan Kapolsek Idi Tunong, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim
Patroli Dialogis Ditingkatkan, Polsek Julok Jaga Kondusivitas Wilayah
Saweu Sikula, Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Barat Motivasi Murid SDN Beusa Baroe
Saweu Sikula, Kanit Binmas Polsek Simpang Jernih Jadi Pembina Upacara
Patroli Malam, Personel Polsek Serbajadi Berikan Rasa Nyaman dan Kedekatan dengan Warga
Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah Ke XXX, Kapolres Aceh Timur Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah
Dari Sekretaris Desa Maju Sebagai Calon Keuchik Gampong Tampor paloh Penguatan Ekonomi Dan Masa Depan Desa
Polsek Idi Rayeuk dan SPSI Perkuat Sinergi, Jaga Kondusivitas Jelang May Day

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:31 WIB

Teguran Tak Membuahkan Perbaikan, PT Rosin Internasional Diduga Kembali Melanggar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 19:56 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Kamis, 23 April 2026 - 00:25 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Senin, 6 April 2026 - 00:00 WIB

Ketika Bukti Tak Sejalan dengan Fakta, Rabusin Pertanyakan Integritas Penanganan Kasusnya di Pengadilan

Minggu, 5 April 2026 - 23:26 WIB

Kongkalikong di Daerah? Surat Bukti Cacat Hukum Jadi Sorotan Komisi III DPR RI

Jumat, 3 April 2026 - 15:49 WIB

Tanah Warisan Berujung Penjara: Aparat Gayo Lues Diduga Hanya Jadi Mesin Dakwaan

Kamis, 2 April 2026 - 21:19 WIB

Sidang Rabusin: Hakim dan Jaksa Jangan Tutup Mata atas Fakta di Lapangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:28 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Mayat Perempuan di Kamar Terkunci di Gayo Lues

Berita Terbaru