Festival Bunin Ruang Budaya Dan Seruan Kampanye Perlindungan Hutan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 19:48 WIB

50286 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serbajadi— Festival Bunin digelar di Gampong Bunin, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur. Suasana desa yang tenang berubah menjadi ramai sejak pagi, Selasa 22 April 2025.

Warga berkumpul disana menyambut tamu-tamu penting yang datang dari berbagai daerah. Salah satunya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, yang hadir bersama ketua TP- PKK Aceh Timur Ny. lismawani Iskandar Al- Farlaky.

Perjalanan menuju Bunin bukan hal mudah. Dari jalur utama Medan–Banda Aceh, butuh waktu sekitar dua jam menuju desa ini. Tapi bagi Al-Farlaky, Festival Bunin adalah agenda yang tak ingin ia lewatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya buat jadwal khusus untuk hadir karena kegiatan ini penting, bukan hanya dari sisi budaya, tapi juga sebagai kampanye menjaga lingkungan,” kata Al- Farlaky mengawali sambutannya.

Kedatangan Bupati disambut secara adat. Ia dan istri dikenakan pakaian tradisional Gayo Lokop dalam prosesi “Pemulia Raja” tanda penghormatan bagi tamu yang dianggap penting. Setelah itu, acara dibuka dengan Tari Saman versi Lokop dan tampilan Seniman lokal Group Band Maimunzir.

Penampilan ini jadi salah satu daya tarik utama festival. Ada juga pembacaan puisi oleh sastrawan Aceh Fikar Waeda yang asli putra Gayo dengan pengalaman seninya dikancah nasional. Dalam performanya di festival bunin ini ia membawakan dua karya berjudul Batu dan Kopi.

Festival Bunin adalah kegiatan tahunan yang digagas oleh Yayasan HAKA. Tujuannya memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menyuarakan pentingnya menjaga hutan.

Bupati Al- Farlaky mengatakan Bunin dikenal sebagai bagian surga tersembunyi di pelosok Aceh Timur. Dikelilingi hutan Leuser dan kaya akan sumber daya alamnya, terutama air bersih yang melimpah, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

“Potensi tersebut perlu dikelola dengan aturan hukum yang jelas dan berpihak pada masyarakat. Dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan hadir mendukung penuh pengembangan ini,” kata Al- Farlaky

Desa Bunin sendiri berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Leuser. Letaknya strategis, dengan landscape hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna khas Sumatera.

“Bunin ini punya sumber daya alam yang luar biasa. Memiliki satwa – satwa langka yang masih dilindungi hingga Bunin. Pemerintah komit mendukung kampanye perlindungan satwa dan hutan terus kita gelorakan ke berbagai tingkat baik nasional hingga internasional,” kata Al- Farlaky.

Ia juga menyampaikan pentingnya promosi wisata berbasis kearifan lokal. Menurutnya, peran media sosial dan influencer sangat dibutuhkan agar Bunin makin dikenal luas.

“Kalau promosi tepat dan semua pihak terlibat, perekonomian warga juga bisa ikut tumbuh,” tambahnya.

Al-Farlaky juga mendorong kolaborasi lebih erat antara pemerintah, aktivis lingkungan, dan para peneliti untuk mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan.

“Bunin bisa menjadi contoh bagaimana pelestarian alam bisa berjalan seiring dengan penguatan ekonomi dan budaya masyarakat,” pungkas Al- Farlaky.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh Timur, para Asisten, Kepala OPD, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Festival ditutup dengan dialog singkat bersama warga, yang menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depannya.

{Pimred}

Berita Terkait

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor Susulan Di Bukit Mancang Desa Bunin
Sat Samapta Polres Aceh Timur Bersihkan Masjid Baitul Manan, Wujudkan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat
KBO Satlantas Polres Aceh Timur Diserang Saat Gagalkan Pencurian Kabel Tower, Pelaku Berhasil Ditangkap
Debit Air Sungai Hulu Lesten Pinding Mulai Naik, Masyarakat Simpang Jernih dan Hilir Tamiang Diharapkan Tetap Waspada
Dari Pinggiran Sungai Batu Sumbang, Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Jernih Pantau Debit Air Sungai Dan Jalur Penyeberangan Warga
Angin Kencang Kembali Tumbangkan Pohon, Kapolsek Idi Tunong Pimpin Evakuasi
Lobi Bupati Al- Farlaky, Pembudidaya Tambak Terima Benur Udang Vaname Dari KKP
Hujan Melanda Simpang Jernih Beberapa Hari Ini, Debit Air Sungai Mulai Naik, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Asisten Pemerintahan Sekda Aceh Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Akses Pendidikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:03 WIB

DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang Perkuat Integritas dan Tegaskan Tugas Pokok serta Fungsi Pengurus

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:13 WIB

Sambut Kapolda Baru, Kak Na: Selamat Datang, Selamat Bertugas di Bumi Serambi Mekah

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:23 WIB

Sekda Aceh Bersama Pimpinan SKPA Takziah ke Rumah Duka Almarhum dr. Zaini Abdullah

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:04 WIB

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:08 WIB

Kak Na: Abu Doto adalah Senior dan Tauladan Kita Semua

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:48 WIB

Tinjau Prolat 2026 di SPN Polda Aceh, Kapolda Marzuki Ali Basyah Beri Arahan dan Motivasi Peserta Pelatihan

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

‎Wagub Aceh Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat Di Aceh Besar

Berita Terbaru