ACEH TIMUR – Percakapan hangat di warung kopi kembali dimanfaatkan sebagai ruang membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Di tengah budaya ngopi yang telah mengakar di Aceh, personel Polsek Idi Tunong, Polres Aceh Timur, Polda Aceh memilih hadir bukan sekadar menyampaikan imbauan, melainkan mendengar, berdialog, dan memperkuat kemitraan sebagai fondasi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Idi Tunong, Ipda Saiful Bahri, S.E., mengatakan bahwa warung kopi merupakan ruang sosial yang efektif untuk membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Melalui pendekatan yang sederhana dan humanis, berbagai persoalan keamanan dapat dibicarakan secara terbuka sehingga solusi dapat dibangun bersama.
“Menjaga kamtibmas tidak bisa hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Yang jauh lebih penting adalah membangun kepercayaan dan kepedulian bersama. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, masyarakat akan lebih mudah menyampaikan persoalan di lingkungannya, sementara kepolisian dapat memberikan langkah-langkah pencegahan sejak dini,” ujar Ipda Saiful Bahri.
Dalam dialog tersebut, personel Polsek Idi Tunong mengajak masyarakat menjauhkan diri beserta keluarganya dari penyalahgunaan narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Warga juga diingatkan agar tidak tergoda praktik perjudian daring yang kian marak dan berpotensi menimbulkan persoalan sosial maupun ekonomi.
Selain itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Memasuki musim cuaca panas, personel Polsek Idi Tunong turut mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Melalui pendekatan yang mengedepankan dialog dan silaturahmi, Polsek Idi Tunong berharap sinergi antara Kepolisian, pemerintah gampong, dan masyarakat semakin kuat sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini melalui kesadaran serta partisipasi bersama. Terang Kapolsek Idi Tunong Ipda Saiful Bahri, S.E. (Iwan Gunawan).






























