Pihak Sekolah SMA Negeri Plus Riau Angkat Bicara: Kami Tak Anti Kritik, Tapi Tolak Fitnah yang Tak Berdasar Investigasi

TRIBUN PASE

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 01:54 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Menanggapi pemberitaan dari salah satu media daring yang memberitakan bahwa 253 siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengalami sakit massal, serta menyudutkan nama Kepala Sekolah Edi Suroto, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau melalui Komite Sekolah menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung spekulatif. Jumat (31/10/2025).

Ketua Komite SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Zulfan Effendi, M.Si., mengonfirmasi bahwa memang benar terdapat gangguan kesehatan yang dialami oleh sejumlah siswa pada pertengahan Oktober 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukanlah akibat dari kelalaian pihak sekolah, melainkan dipicu oleh faktor lingkungan dan daya tahan tubuh siswa yang sebagian besar mengalami gejala ringan seperti pusing, mual, dan kelelahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dan tidak ditemukan indikasi kelalaian manajemen sekolah atau unsur kesengajaan yang membahayakan siswa,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Zulfan menambahkan bahwa sejak awal kejadian, langkah cepat telah diambil oleh pihak sekolah dengan memulangkan seluruh siswa ke rumah masing-masing agar dapat melakukan pemulihan kesehatan dan menyesuaikan pembelajaran secara daring.

Dalam pemberitaan media tersebut mengatakan, Dinas Disdik Riau lamban dan pasif, ini sangatlah tidak benar. Justru Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat peduli dan turun langsung, melihat kegiatan guru dan penjaga sekolah turun membersihkan baik itu got (parit) dan juga bersihkan sekeliling sekolah dan asrama.

Dan hari ini, Jumat tanggal 31 Oktober 2025, dimulai pagi jam 8.00 Wib, tim Gegana Brimob Polda Riau dengan tingkat kepedulian tinggi untuk kesehatan dan kemajuan pendidikan Turun langsung penyemprotan “Disinfektan”.

laporan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyurati Gegana Brimob Polda Riau. Jadi tidaklah benar seperti apa yang diberitakan media tersebut.

Pendidikan Provinsi Riau
Terkait tuntutan pencopotan Kepala Sekolah Edi Suroto yang dilontarkan oleh Ketua DPW Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), Putra Rezeky, S.Pd.I., pihak sekolah menyayangkan adanya pernyataan yang menurut mereka tidak memiliki dasar investigatif yang jelas dan memperkeruh suasana pemulihan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat terbuka terhadap evaluasi, tetapi tuduhan tidak Berdasar, apalagi mempolitisasi kondisi internal sekolah, justru menghambat fokus kami dalam menyelesaikan masalah kesehatan siswa,” tegas Zulfan.

Selama ini, imbuh Zulfan, Kepala Sekolah Edi Suroto (nama ini saja salah dalam pemberitaan yang diberitakan media online tersebut), dianggap telah bekerja optimal menjalankan program pendidikan berbasis asrama dan pembinaan karakter siswa sesuai dengan mandat dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Ia juga mengapresiasi keputusan Dinas Pendidikan yang menempuh langkah bijak dengan tidak gegabah melakukan pergantian kepemimpinan sebelum proses evaluasi menyeluruh dilakukan.

Terkait pernyataan bahwa peristiwa ini menandakan adanya: “gagalnya kepemimpinan”, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyatakan, keberatan atas stigmatisasi sepihak.

“Krisis kesehatan seperti ini bisa saja terjadi di mana pun. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meresponnya secara tanggap dan tepat, dan itulah yang sudah kami laksanakan,” tutur perwakilan guru yang enggan disebutkan namanya.

Dinas Kesehatan Kampar Provinsi Riau melalui pernyataan tertulis juga menyatakan bahwa kondisi siswa saat ini sudah berangsur pulih dan tidak ditemukan faktor penyebab luar biasa, seperti keracunan massal, penyebaran virus akut, atau hal-hal lain yang mengarah pada kelalaian institusi.

“Murni kelelahan dan kemungkinan daya tahan tubuh menurun dalam konteks kegiatan berasrama dan cuaca ekstrem yang terjadi pekan tersebut,” terang petugas Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah mengimbau seluruh masyarakat, orang tua siswa, dan media massa agar tidak cepat terprovokasi oleh informasi yang belum diklarifikasi secara utuh.

Sekolah juga akan membuka ruang dialog dan transparansi agar proses evaluasi internal dapat berjalan objektif tanpa tekanan dari opini publik yang belum tentu faktual.

Dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab ini, SMA Plus Provinsi Riau menegaskan, komitmennya dalam menjaga keselamatan, kesehatan, dan kualitas pendidikan siswa, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan introspeksi dan pembelajaran untuk memperkuat sistem penanganan krisis di masa mendatang.

Sampai berita ini diturunkan, perkembangan kesehatan siswa-siswi yang tetap semangat mengikuti pembelajaran online, Sehat dan tidak ada penambahan yang sakit lagi.

Tim: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

ATR/BPN Aceh Tamiang Terima Kunjungan DPC BAI Aceh Tamiang: Kekompakan dan Sinergi dalam Mendukung Pembangunan Pascabencana
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

Delapan Abad Samudera Pasai, Rangkaian Milad ke-800 Berakhir Sukses dan Meriah ‎

Senin, 14 September 2026 - 07:54 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh Serahkan Bantuan Rp. 6,78 Miliar Untuk Aceh Utara

Rabu, 9 September 2026 - 23:26 WIB

Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 5 September 2026 - 18:22 WIB

Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi

Sabtu, 5 September 2026 - 17:05 WIB

Pasca Banjir Bandang November 2025 Lalu, Harga TBS Di Aceh Utara Tembus Rp2.500 per Kg

Sabtu, 5 September 2026 - 16:15 WIB

Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800

Rabu, 2 September 2026 - 20:56 WIB

Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Dua Pelajar Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Lhoksukon

Berita Terbaru