Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

ABDIANSYAH,SST

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:03 WIB

5098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan kebocoran limbah septic tank. Limbah yang menimbulkan bau tidak sedap ini berada di sekitar Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jalan Pemasyarakatan, Tangkerang Utara, Senin (30/03/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Maizar menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga di Kecamatan Bukit Raya atas ketidaknyamanan tersebut.

Ia mengakui bahwa kondisi hunian yang padat menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sanitasi.

Saat ini, jumlah penghuni yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru tercatat mencapai sekitar 1.800 orang.

Angka yang besar ini memerlukan sistem pembuangan yang ekstra optimal agar tidak berdampak buruk pada lingkungan pemukiman warga.

Maizar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memiliki niat untuk mengabaikan aspek kesehatan masyarakat sekitar. Ia menjamin bahwa setiap laporan warga akan ditangani dengan serius sebagai prioritas utama institusi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Perlu kami tegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah berniat mencemari lingkungan,” ujar Maizar saat memberikan keterangan pers.

Ia berjanji akan segera melakukan pengecekan teknis secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah di Lapas tersebut.

Evaluasi komprehensif dilakukan untuk menemukan titik lemah pada instalasi sanitasi yang ada saat ini.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem sanitasi yang ada, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar,” tambahnya secara tegas.

Sebagai langkah konkret, Kanwil Ditjenpas Riau akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan tenaga teknis profesional. Sinergi ini bertujuan agar penanganan limbah dilakukan secara tepat, ilmiah, dan terukur.

Koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi jangka panjang yang permanen.

Dengan demikian, pengelolaan limbah ke depan tidak akan lagi menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Maizar juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses perbaikan ini dengan membuka ruang dialog seluas-luasnya.

Masyarakat dipersilakan memberikan masukan atau laporan langsung jika masih menemukan kendala di lapangan.

“Kami membuka diri terhadap setiap masukan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melakukan pembenahan ke depan,” katanya menutup pembicaraan.

Melalui komitmen ini, Ditjenpas Riau berharap hubungan antara pihak Lapas dan warga sekitar kembali harmonis.

Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama.

Sumber: Lapas llA Pekanbaru

(Ros.H)

Berita Terkait

Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:38 WIB

Polemik Dana Desa Lhok Euncien Baktiya Barat, Terancam Sanksi Penghentian Penyaluran Dana Desa?

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:53 WIB

Marwah Pers Tercederai di Sawang, LIN Aceh Desak APH Periksa Dugaan Pungli Jadup

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:49 WIB

Kapolri Lantik Irjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:37 WIB

Konfirmasi Dugaan Pengutipan Jadup di Gampong Teungoh Sawang: Wartawan Diduga Malah Dapat Makian “Neujak Oex Ma Neuh” Dari Ketua Tuha Peuet

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:35 WIB

Jejak Dana Ketahanan Pangan Lhok Euncien 120,5 Juta : Antara Janji Geuchik dan Bungkamnya Camat Baktiya Barat?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:23 WIB

Masuk Musim Tanam Padi, Petani di Paya  Bakong Pertahankan Khanduri Blang Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Aceh

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:51 WIB

Program Becak Motor Disebut Fiktif, LIN Aceh: Itu Fitnah Keji dan Pengecut!

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:44 WIB

Pemuda Paya Bakong Siap Bersinergi, Kepengurusan IPEMAPA 2025–2027 Segera Dilantik di Banda Aceh

Berita Terbaru