Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif

TRIBUN PASE

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:05 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polda Riau sejak awal tidak pernah bergantung pada bantuan anggaran dari pemerintah daerah maupun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa inisiatif pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari gerakan kolaboratif yang digagas Polda Riau untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses infrastrukturnya.

“Sejak awal, Polda Riau tidak pernah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Riau maupun Baznas terkait pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Ini murni gerakan kolaboratif yang dibangun atas semangat gotong royong,” ujar SF Hariyanto, Jumat (20/03/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Polda Riau justru menjadi contoh baik dalam membangun infrastruktur berbasis kolaborasi lintas sektor, tanpa membebani anggaran pemerintah maupun dana sosial masyarakat.

“Yang dibangun adalah semangat kebersamaan. Ada kontribusi dari dunia usaha melalui CSR, ada partisipasi masyarakat, dan ini menjadi model pembangunan yang sangat positif,” lanjutnya.

Lebih jauh, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional yang berangkat dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolri kepada seluruh jajaran Polda di Indonesia, termasuk Polda Riau, untuk bergerak aktif mengeksekusi pembangunan infrastruktur sederhana yang mampu membuka akses wilayah, meningkatkan konektivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Polda Riau hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.

Sementara itu, Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Baznas Provinsi Riau yang sempat berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Pol Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat,” ujar Daniel.

Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

“Pembangunan jembatan ini sejak awal kami dorong melalui pendekatan pentahelix, melibatkan pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media. Alhamdulillah, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan didukung oleh CSR perusahaan serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.

Seiring dengan dinamika yang berkembang, Baznas Provinsi Riau secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana kontribusi bantuan sebesar Rp.3 miliar dalam pembangunan tersebut.

Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa keputusan itu diambil sebagai bentuk evaluasi atas situasi dan respons publik yang muncul.

“Melihat dinamika yang berkembang saat ini, Baznas mengevaluasi kembali keikutsertaan dalam program ini,” ujar Masriadi.

Ia menegaskan bahwa sejak awal keterlibatan Baznas didasari oleh niat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Program ini kami pandang memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Masriadi juga menegaskan bahwa dana yang direncanakan berasal dari infak masyarakat yang penggunaannya bersifat fleksibel untuk kepentingan umum.

“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.

Namun demikian, Baznas memilih untuk tidak melanjutkan kontribusi tersebut demi menjaga kepercayaan publik.

“Kami tidak ingin merusak kepercayaan masyarakat. Dalam kaidah yang kami pegang, menghindari mudarat lebih diutamakan daripada mengambil maslahat,” tegasnya.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

PRESS RELEASE, Nomor: 162/lll/HUM.6.1.1/2026/Bidhumas Polda Riau

Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si
Kabid Humas Polda Riau.

Sumber: Humas Polda Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

ATR/BPN Aceh Tamiang Terima Kunjungan DPC BAI Aceh Tamiang: Kekompakan dan Sinergi dalam Mendukung Pembangunan Pascabencana
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:16 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang and RAPI Build Collaboration to Support Regional Development

Sabtu, 26 September 2026 - 08:10 WIB

400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang

Jumat, 11 September 2026 - 17:39 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang and DPP Serumpun Musara Musapat Discuss Strategic Partnership to Advance the Region

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Kebun Tanah Terban Village Launches Cash-for-Work Program to Clean Drainage and Prevent Flooding

Rabu, 9 September 2026 - 09:44 WIB

Aceh Tamiang Deputy Regent Receives Sekumur Residents’ Demands Over PT Seumadam HGU

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership

Rabu, 2 September 2026 - 17:53 WIB

When Roads Are Cut Off, Compassion Finds a Way: KITA BISA, SALAM SETARA and RELAWAN GESIT Provide Three Drinking Water Units

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi Di Kantor PWI Aceh

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:57 WIB