SIMPANG JERNIH – Bupati Aceh Timur, Bapak Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI., M.Si., bergerak cepat memutus isolasi komunikasi di wilayah pedalaman pasca bencana banjir, Minggu (04/01/2026).
Sebanyak 8 unit alat komunikasi radio (Handy Talky) diserahkan langsung kepada seluruh Keuchik di Kecamatan Simpang Jernih.
Langkah ini menjadi solusi vital karena saat ini jaringan listrik PLN belum pulih, dan akses internet Starlink hanya bisa digunakan jika mesin genset menyala.
“Radio telekomunikasi ini adalah jalur darurat agar para Keuchik tetap bisa melapor dengan cepat ke kabupaten, meskipun listrik padam atau genset mati,” tegas Bupati Iskandar.
Dengan adanya 1 unit HT di tiap desa, koordinasi mitigasi bencana dan pelayanan warga di 8 desa Simpang Jernih kini dipastikan tetap terhubung tanpa bergantung pada sinyal HP atau listrik.
{Jurnalis Agus Suriadi}






























