Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Giatja Lapas Narkotika Pematangsiantar Dan Peserta Magang Kemnaker Melaksanakan Pelatihan aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sampah Sisa Sayur kepada WBP

TRIBUN PASE

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 21:17 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar,- Dalam rangka mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Kanwil Ditjenpas Sumut melaksanakan kegiatan pembinaan di bidang pertanian berupa pelatihan aplikasi pupuk organik cair pada tanaman sayur pakcoy.

Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan oleh peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Batch II Tahun 2025 bersama Jajaran Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan Pemasyarakatan dilibatkan secara langsung dan diberikan pendampingan teknis terkait aplikasi pupuk organik cair yang tepat dan berkelanjutan.

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman pakcoy, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berjalan optimal hingga masa panen.

Peserta magang Kemnaker memberikan arahan langsung kepada WBP mengenai waktu, dosis, serta teknik pengaplikasian pupuk organik cair agar penyerapan unsur hara oleh tanaman lebih maksimal.

Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya berperan aktif dalam perawatan tanaman, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.(AVID/rel)

Berita Terkait

Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:38 WIB

Wabup Aceh Timur Minta Dun Belanda Klarifikasi dalam 2×24 Jam, Jika Tidak Jalur Hukum Akan Ditempuh.

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:24 WIB

Melalui Saweu Keude Kopi, Polsek Idi Tunong Bangun Kepercayaan Warga demi Menjaga Kamtibmas

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kapolsek Nurussalam dan Warga Perkuat Kebersamaan Lewat Gotong Royong

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:00 WIB

Polsek Darul Ihsan Panen Jagung Perdana Bersama Kelompok Tani Binaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

‎Ketua YARA Langsa Desak Polres Langsa dan Kajari Aceh Timur Periksa Dugaan Pungli Di Puskesmas Bireum Bayeun Aceh Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:32 WIB

Saweu Keude Kupi, Kapolsek Idi Tunong Dorong Pemahaman Qanun Adat sebagai Pilar Penyelesaian Sengketa di Gampong

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:40 WIB

Dari Gampong ke Gampong, Kanit Binmas Polsek Banda Alam Perkuat Kamtibmas Lewat Dialog dengan Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:19 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

Berita Terbaru