Jeritan dari Alue Bili Geulumpang: Lima Bulan Tanpa Air, Warga Menagih Janji Pemerintah

Fadly P.B

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 18:07 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Ironi pahit tengah dirasakan warga Desa Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya. Di tengah suhu panas ekstrem yang memanggang Aceh Utara, ribuan warga di desa tersebut harus bertarung melawan krisis air bersih yang seolah tak berujung.

Sudah lima bulan lamanya, keran-keran rumah mereka hanya mengeluarkan angin, bukan air.

‎Krisis ini mencapai titik nadir pada Sabtu (4/4/2026). Warga mengeluhkan suplai air dari PDAM yang macet total. Bayangkan saja, dalam kurun waktu hampir setengah tahun, air dilaporkan hanya mengalir sebanyak dua kali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketimpangan yang Menyesakkan

‎Dari empat dusun yang ada di Alue Bili Geulumpang, potret ketimpangan sangat nyata:

‎1 Dusun: Mendapatkan aliran air secara tidak stabil (sesekali mengalir).

‎3 Dusun Lainnya: Sama sekali tidak merasakan tetesan air bersih selama lima bulan terakhir.

‎Sumur-sumur gali yang biasanya menjadi tumpuan terakhir warga kini mulai kerontang akibat kemarau panjang. Warga kini terjepit di antara dua pilihan sulit: membeli air galon untuk kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) atau menunggu bantuan yang tak kunjung datang.

“Kami Hanya Butuh Solusi, Bukan Janji”

‎Meski letak geografis desa hanya berjarak satu kilometer dari pusat kecamatan, perhatian pemerintah dinilai sangat minim. Kekecewaan warga semakin memuncak mengingat desa ini merupakan basis dukungan kuat pada Pilkada lalu.

‎”Untuk kebutuhan dasar saja kami sulit. Air bersih itu nyawa, tapi sampai sekarang tidak ada solusi nyata. Kami merasa ditinggalkan setelah suara kami diambil,” cetus salah seorang warga dengan nada getir.

Poin Utama Tuntutan Warga:

‎Aksi Cepat PDAM: Segera perbaiki jaringan pipa yang diduga bermasalah.

‎Distribusi Darurat: Warga meminta pemerintah daerah mengerahkan mobil tangki air bersih ke titik-titik terparah.

‎Kehadiran Pemerintah: Masyarakat menagih kepedulian nyata dari pemimpin daerah untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Analisis Singkat: Mengapa Ini Mendesak?

‎Krisis air bersih bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan masalah kesehatan publik. Di tengah cuaca panas ekstrem, minimnya air bersih meningkatkan risiko penyakit kulit, dehidrasi, hingga sanitasi buruk.

‎Jika pemerintah daerah dan instansi terkait terus bergeming, Alue Bili Geulumpang akan menjadi potret kegagalan pelayanan publik di Aceh Utara. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah: Memberi solusi atau membiarkan rakyatnya terus kehausan?

Berita Terkait

Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai
Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi
Pasca Banjir Bandang November 2025 Lalu, Harga TBS Di Aceh Utara Tembus Rp2.500 per Kg
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:22 WIB

Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi

Sabtu, 5 September 2026 - 17:05 WIB

Pasca Banjir Bandang November 2025 Lalu, Harga TBS Di Aceh Utara Tembus Rp2.500 per Kg

Sabtu, 5 September 2026 - 16:15 WIB

Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800

Rabu, 2 September 2026 - 20:56 WIB

Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Dua Pelajar Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Lhoksukon

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kebersamaan Menjadi Kekuatan: DPC BAI Aceh Tamiang, Media Liputanesia.com, dan Imam Kebun Tanah Terban Bersinergi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:02 WIB

Polantas Karib Sasar Pelajar SMK Negeri 1 Cot Girek, Wujudkan Generasi Tertib Berlalu Lintas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:06 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Kapolres Aceh Utara Periksa Inventaris Senjata Api

Berita Terbaru