ACEH UTARA — Setelah sempat terhenti selama beberapa bulan akibat bencana banjir yang melanda pada 27 November 2025, pengajian bulanan di Kecamatan Baktiya kembali digelar.
Momentum kebangkitan kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat di Masjid Besar Baiturrahman, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (17/10/2026), dengan menghadirkan Abi Darkasyi dari Matang Panyang.
Kembalinya pengajian bulanan ini bukan sekedar menghidupkan kembali agenda rutin keagamaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi,
Serta menyatukan langkah antara alim ulama, unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Baktiya, yakni Camat Baktiya Bakhtiar, S.Sos., Kapolsek Baktiya IPTU Ferry Suyatna, S.A.P., serta Danramil 13/Baktiya Lettu. Inf M. nur
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat turut mengikuti pengajian dengan penuh kekhusyukan.
Suasana masjid yang dipenuhi jamaah mencerminkan kuatnya kerinduan masyarakat untuk kembali mengikuti majelis ilmu setelah aktivitas keagamaan tersebut sempat terhenti akibat bencana alam.
Di tengah upaya masyarakat bangkit dari dampak banjir, pengajian ini menjadi pengingat bahwa pemulihan kehidupan tidak hanya menyangkut pembangunan fisik dan pemulihan ekonomi,
Tetapi juga perlu ditopang oleh penguatan spiritual, kepedulian sosial, dan persatuan masyarakat.
Kehadiran unsur Muspika juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat
Dalam menjaga kerukunan serta menciptakan kehidupan sosial yang aman, harmonis, dan religius.
Majelis pengajian memiliki peran strategis sebagai ruang menyampaikan pesan-pesan keagamaan, menanamkan nilai akhlak,
Serta memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga persaudaraan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Bangkit Pascabanjir, Kuat dalam Iman dan Persaudaraan
Kembalinya pengajian bulanan di Baktiya membawa pesan bahwa musibah tidak seharusnya memutus ikatan sosial dan kehidupan spiritual masyarakat.
Sebaliknya, melalui kebersamaan, doa, dan majelis ilmu, masyarakat dapat terus menata kehidupan dengan semangat yang lebih kuat.
Pengajian bersama Abi Darkasyi Matang Panyang ini diharapkan kembali menjadi agenda yang konsisten,
Sekaligus menjadi wadah memperkokoh hubungan antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat.
Dari Masjid Besar Baiturrahman, Kecamatan Baktiya, semangat itu kembali diteguhkan membangun masyarakat yang tidak hanya bangkit dari bencana,
Tetapi juga semakin kokoh dalam iman, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























