JAKARTA – Pesan tegas disampaikan Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, kepada seluruh wartawan Fast Respon di Indonesia. Ia meminta insan pers ikut mengambil bagian dalam mendukung program lalu lintas, khususnya melalui pemberitaan dan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Bagi Agus Flores, keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan aturan, tetapi menyangkut nyawa manusia.
Karena itu, seluruh wartawan Fast Respon diminta aktif menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas.
Ada lima poin utama yang menjadi perhatian.
Pertama, patuhi tata tertib berlalu lintas. Setiap pengendara harus memahami dan menjalankan aturan yang berlaku demi menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Kedua, pastikan surat-surat kendaraan lengkap. Sebelum berkendara, masyarakat diingatkan untuk memastikan kelengkapan dokumen kendaraan dan persyaratan berkendara sesuai ketentuan.
Ketiga, patuhi ETLE. Agus Flores mendorong masyarakat memahami bahwa penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merupakan bagian dari sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi. Disiplin harus dimulai dari kesadaran pengendara sendiri.
Keempat, jangan pernah mengabaikan keselamatan.
Agus Flores memberikan pesan sederhana namun keras:
“Berhati-hatilah berkendara. Nyawa tidak ada cadangan.”
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas dapat terjadi dalam hitungan detik. Karena itu, pengendara harus mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kelima, pendidikan berlalu lintas dimulai dari keluarga.
Agus Flores mengajak para orang tua untuk mengajarkan kepada anak-anak sejak dini mengenai disiplin, etika, dan keselamatan dalam berkendara.
“Di keluarga, ajarkan anak-anak kita untuk patuh berkendara. Jangan menunggu mereka mengalami kecelakaan baru kita sadar pentingnya keselamatan,” pesannya.
Ia berharap media yang tergabung dalam Fast Respon dapat menjadi bagian dari gerakan membangun budaya tertib berlalu lintas.
Menurutnya, wartawan memiliki ruang strategis untuk menyampaikan informasi secara berulang kepada masyarakat, sehingga pesan keselamatan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi kebiasaan.
“Mari kita dukung program lalu lintas. Wartawan Fast Respon jangan hanya memberitakan ketika terjadi kecelakaan. Kita juga harus ikut mencegahnya melalui edukasi,” tegas Agus Flores.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Tertib bukan karena takut ditilang. Tertib karena sadar bahwa satu kesalahan di jalan bisa mempertaruhkan nyawa.
NYAWA TAK ADA CADANGAN.
{Jurnalis Agus Suriadi}






























