ACEH UTARA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polri.
Di tengah kabut asap yang dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir. 16/10/2026
Kapolsek Baktiya, IPTU Ferry Suyatna, S.A.P., turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada warga
Sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko paparan asap dan debu yang mengganggu pernapasan.
Aksi tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban,
Tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, kepedulian sosial, dan perlindungan kesehatan warga.
Dengan menyambangi masyarakat secara langsung, IPTU Ferry Suyatna menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti membagikan masker
Dapat memiliki arti penting ketika kualitas udara menjadi perhatian. Terlebih, paparan asap dan partikel debu berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan,
Khususnya bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.
Kabut asap meluas, kewaspadaan kesehatan perlu ditingkatkan
Kabut asap yang belakangan dilaporkan melanda sejumlah wilayah Aceh dikaitkan dengan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari kawasan Sumatra, termasuk Riau dan Sumatra Selatan.
Namun, sumber dan kontribusi masing-masing wilayah terhadap kondisi udara di Aceh tetap memerlukan verifikasi berdasarkan data pemantauan kualitas udara dan informasi resmi instansi terkait.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak selalu berhenti di wilayah terjadinya kebakaran.
Asap dapat terbawa angin melintasi daerah, sehingga masyarakat di wilayah yang terdampak perlu meningkatkan kewaspadaan,
Terutama ketika jarak pandang menurun atau udara terasa berdebu dan menyengat.
Di tengah situasi tersebut, pembagian masker oleh jajaran Polsek Baktiya merupakan langkah kepedulian
Yang dapat membantu masyarakat mengurangi paparan partikel tertentu.
Meski demikian, masker biasa tidak sepenuhnya melindungi dari partikel halus asap masyarakat tetap dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan
Ketika udara memburuk dan menggunakan respirator yang sesuai, seperti N95, apabila tersedia dan digunakan dengan benar.

Polri hadir melalui tindakan nyata
Langkah yang dilakukan Kapolsek Baktiya ini memperlihatkan pentingnya pendekatan pelayanan kepolisian yang responsif terhadap kondisi masyarakat.
Kehadiran personel di lapangan memungkinkan polisi berinteraksi langsung dengan warga
Sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat menjaga kesehatan selama kabut asap masih menjadi perhatian.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari semangat Polri Presisi, yakni menghadirkan pelayanan
Yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan melalui tindakan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas luar ruangan saat asap pekat, menutup pintu dan jendela ketika kualitas udara memburuk,
Serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau keluhan pernapasan yang semakin berat.
Pada akhirnya, perlindungan masyarakat tidak hanya diukur dari seberapa cepat aparat hadir ketika persoalan muncul,
Tetapi juga dari kesediaan mengambil langkah pencegahan sebelum dampak yang lebih serius terjadi.
Melalui aksi pembagian masker tersebut, Kapolsek Baktiya IPTU Ferry Suyatna, S.A.P., menegaskan pesan sederhana
Namun bermakna di tengah ancaman kabut asap, kepedulian harus hadir bersama tindakan nyata demi menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Baktiya IPTU Ferry Suyatna, S.A.P.,
Menyampaikan bahwa kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir
Menjadi perhatian serius, terutama terkait potensi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, langkah pembagian masker secara langsung kepada warga merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya preventif Polri
Untuk membantu masyarakat mengurangi paparan debu dan partikel asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap, mengurangi aktivitas di luar ruangan
Apabila kondisi udara memburuk, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam imbauan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang
Apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar.
Kapolsek menegaskan bahwa jajaran Polsek Baktiya akan terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan responsif,
Sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























