Buka Musrenbang Aceh 2027, Mualem Sebut Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 12:53 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH–Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musrenbang RKPA 2027 di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh melalui Bappeda Aceh ini diikuti pejabat dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat seperti Kemendagri, Bappenas, dan DPR RI, hingga unsur daerah seperti Sekda Aceh M. Nasir, unsur Forkopimda Aceh, DPR Aceh, kepala SKPA, Bupati/Wali kota, LSM, serta pers.

Dalam forum tersebut, Mualem menyampaikan bahwa RKPA merupakan forum untuk menyelaraskan rencana pembangunan Aceh dengan program nasional, agar kebijakan yang dirumuskan tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mualem menyebut tema pembangunan tahun ini adalah “Percepatan Pemulihan Pascabencana melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan”, seraya berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Aceh membutuhkan anggaran sekitar Rp40 triliun untuk pemulihan. Namun, anggaran yang tersedia saat ini belum mampu mendukung pemulihan secara menyeluruh.

“Semua unsur yang hadir hari ini, mari kita pikirkan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah Aceh,” ujar Mualem.

Mualem juga menyoroti dampak banjir yang menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh. Untuk itu, ia berharap adanya bantuan lebih luas dari pemerintah pusat.

Saat ini, bantuan pusat dinilai masih terbatas pada kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang dan pangan. Sementara untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur seperti jembatan dan jalan, menurutnya, belum tersentuh.

Mualem mengungkapkan, di sejumlah wilayah pedalaman masih terdapat masyarakat yang harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai.
Ia berharap pada tahun ini terjadi perubahan signifikan dalam upaya pemulihan.

“Semuanya pasti tahu kondisi ini, dan kita harap bisa berubah secepat mungkin,” kata Mualem.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi lingkungan, khususnya sungai yang mulai melebar dan kuala di kawasan pesisir yang belum tertangani dengan baik.

Menurutnya, jika kuala di tepi laut tidak segera dibenahi, hal itu akan menjadi ancaman serius karena aliran air dari gunung tersumbat dan tidak dapat mengalir ke laut.

Kondisi tersebut juga berdampak pada aktivitas nelayan yang harus menunggu air pasang untuk melaut.

Mualem menambahkan, pihaknya telah berupaya keras mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk melakukan pengerukan kuala. Jika tidak segera ditangani, banjir di masa mendatang berpotensi menimbulkan dampak yang lebih parah.

Untuk itu, Pemerintah Aceh meminta dukungan dari Kementerian Kelautan agar persoalan tersebut dapat segera ditangani guna mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K
‎‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI Di Banda Aceh
Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi Di Kantor PWI Aceh
Plt Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat Untuk Daerah Rawan Banjir
Agus Suriadi Sampaikan Ucapan Selamat untuk Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
AKBP Muhammad Yanis Pimpin BNN Kota Banda Aceh, Ketua Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Pesan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BAI Aceh Tamiang and Reclasseering Aceh Forge Collaboration to Strengthen the Fight for Justice

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Respons Cepat Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Perkuat Keluarga Korban Rumah Tertimpa Pohon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan

Senin, 28 September 2026 - 18:24 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:16 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang and RAPI Build Collaboration to Support Regional Development

Sabtu, 26 September 2026 - 08:10 WIB

400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang

Sabtu, 26 September 2026 - 08:03 WIB

400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang

Berita Terbaru