Aceh Singkil | Wartawan BidikNasional.Com Biro Aceh Singkil Roni Syehrani mengatakan, jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait dugaan penculikan terhadap seorang jurnalis di Kota Medan-Sumatera Utara, Minggu (17/5/2026).
Peristiwa tersebut disebut-sebut terjadi usai korban diduga memberitakan praktik bisnis ilegal yang diduga melibatkan pihak tertentu. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak dua orang diduga membawa korban secara paksa ke dalam kendaraan.
“Detik-detik kejadian itu pun terekam kamera warga dan menjadi perbincangan luas di dunia maya. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku dugaan penculikan tersebut diduga melibatkan dua oknum anggota TNI. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas maupun motif pasti dari peristiwa tersebut.
Lanjut Roni, informasi yang beredar saat ini masih bersifat dugaan dan perlu ditelusuri lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
“Kami berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas dugaan kasus ini secara profesional dan transparan, sehingga fakta sebenarnya dapat diketahui publik,” ujar Roni.
Kasus tersebut menuai perhatian dari berbagai kalangan, khususnya insan pers dan pegiat kebebasan jurnalistik. Mereka meminta agar keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik tetap mendapat perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti kondisi korban maupun perkembangan terbaru terkait dugaan penculikan tersebut. Pihak keluarga korban dan sejumlah rekan jurnalis dikabarkan masih menunggu informasi resmi dari aparat terkait. Berita ini disusun berdasarkan informasi yang beredar di publik,” tutupnya.
Tim
Sumber: REQnews.com





























