Penuhi Permintaan Pemerintah Aceh, SBI Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh

AGUS SURIADI

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:48 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyambut baik respon cepat PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SBI), induk perusahaan PT Solusi Bangun Andalas (SBA) produsen Semen Andalas, dalam menyikapi kelangkaan semen di Aceh.

“Agendanya memastikan produksi dan distribusi semen dapat berjalan maksimal, berkomitmen memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, pada Rabu (6 Agustus 2026).

Keterangan Nurlis berasal dari hasil pertemuan Direktur Operasi SBI Edi Sarwono dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Robby Irza, pada Selasa (5 Agustus 2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di ruang kerja Sekda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pertemuan membahas percepatan pemenuhan kebutuhan dan stabilisasi harga semen di Aceh. Edi menyertakan Senior Vice President Stakeholder Relationship SBA, Cut Soraya, bersama jajaran SBA lainnya dalam pertemuan tersebut.

Nurlis mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat evaluasi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh bersama General Manager PT SBA, R. Adi Santosa, pada 3 Agustus 2026, untuk mencari solusi atas meningkatnya kebutuhan semen di Aceh.

Dalam rapat, Sekda Nasir mengatakan kenaikan harga semen telah berdampak langsung terhadap aktivitas konstruksi masyarakat dan pelaksanaan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Aceh.

“Harga semen di Aceh saat ini lebih tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain, padahal sumber bahan baku dan industri semen berada di Aceh,” katanya.

Sekda Nasir menyampaikan Pemerintah Aceh berharap SBI segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pasokan dan mengendalikan harga semen dalam waktu sesegera mungkin.

“Dengan kapasitas produksi pabrik yang mencapai 5.400 ton per hari atau sekitar 135.000 sak per hari, Pemerintah Aceh berharap kebutuhan semen Aceh yang diproyeksikan sekitar 4.200 ton per hari atau 105.000 sak per hari dapat dipenuhi secara optimal sehingga tidak terjadi lagi kekurangan pasokan,” kata Nasir.

Nasir menambahkan, Pemerintah Aceh meyakini kapasitas produksi tersebut pada prinsipnya telah mencukupi kebutuhan Aceh, sehingga yang perlu diperkuat adalah optimalisasi distribusi dan kelancaran pasokan di seluruh wilayah.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi SBI Edi Sarwono menyampaikan bahwa salah satu agenda utama kunjungannya ke Aceh adalah memastikan kapasitas produksi dan distribusi semen dapat berjalan maksimal.

“SBI akan mengoptimalkan operasional pada lima terminal pengantongan, yaitu: Lhoknga, Krueng Raya (Malahayati), Lhokseumawe I, Lhokseumawe II, dan Belawan,” kata Edi.

Seluruh terminal, kata Edi, akan dioptimalkan melalui penerapan operasional tiga shift (24 jam) sehingga kapasitas distribusi dapat dimaksimalkan.

“SBI berkomitmen memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh melalui peningkatan produksi dan distribusi di seluruh terminal, sehingga kebutuhan masyarakat Aceh dapat terpenuhi dan stabilitas harga semen segera kembali normal,” katanya.

Selain itu, Edi menambahkan, akan melakukan evaluasi harian terhadap produksi dan distribusi sampai kondisi pasokan kembali normal.

SBI memastikan pengiriman tambahan semen secara bertahap selama bulan Agustus 2026, termasuk optimalisasi distribusi dari luar Aceh, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana.

Direktur Operasi SBI menegaskan bahwa kebutuhan semen masyarakat Aceh akan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Pasokan untuk Aceh akan didahulukan melalui optimalisasi kapasitas produksi dan distribusi sebelum dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan wilayah lainnya,” katanya.

Pemerintah Aceh dan SBI sepakat memperkuat sinergi untuk memastikan ketersediaan semen tetap terjaga sebagai dukungan terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta pembangunan di Aceh.

Sekda Nasir, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh mengapresiasi komitmen SBI dalam merespons cepat kondisi di Aceh.

“Pemerintah Aceh berharap komitmen tersebut segera diwujudkan melalui peningkatan produksi, kelancaran distribusi, serta stabilisasi harga semen agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” katanya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Aceh berhasil memperoleh komitmen langsung dari manajemen pusat PT Solusi Bangun Indonesia untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh, mengoptimalkan operasional seluruh terminal pengantongan selama 24 jam, meningkatkan distribusi, serta melakukan evaluasi harian hingga pasokan dan harga semen kembali stabil.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K
‎‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI Di Banda Aceh
Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi Di Kantor PWI Aceh
Plt Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat Untuk Daerah Rawan Banjir
Agus Suriadi Sampaikan Ucapan Selamat untuk Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
AKBP Muhammad Yanis Pimpin BNN Kota Banda Aceh, Ketua Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Pesan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:45 WIB

AGUS FLORES SENTIL TAJAM DITTIPITER BARESKRIM POLRI: PETI SULAWESI TERKESAN TAK TERSENTUH, JANGAN HANYA BERANI BERTINDAK DI JAWA DAN SUMATRA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Viral Video Dugaan Pesta Narkoba Di Rutan Depok, Agus Flores: Bongkar Habis, Jangan Ada yang Dilindungi!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Agus Flores Tegas: Jangan Sampai “No Viral, No Justice” Jadi Budaya, Kapolri Harus Berani Copot Pejabat yang Tak Mampu Tangani Keluhan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama

Berita Terbaru