ACEH UTARA – Upaya menjaga kesejahteraan keluarga penerima bantuan sosial tidak cukup hanya melalui penyaluran bantuan pemerintah.
Kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga juga menjadi faktor penting agar bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup, bukan terjerat praktik perjudian online (judol).
Pesan tersebut disampaikan Kanit Binmas Polsek Baktiya, Aipda Kausar, dalam kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan judi online di Gampong Meudang Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (23/10/2026).
Di hadapan masyarakat, Aipda Kausar mengingatkan bahwa judi online bukan sekedar persoalan hiburan atau kebiasaan sesaat.
Praktik tersebut berpotensi menguras penghasilan, memicu utang, mengganggu keharmonisan rumah tangga, serta membuat kebutuhan pokok keluarga terabaikan.
Menurutnya, masyarakat, khususnya keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), perlu semakin bijak dalam menggunakan bantuan sosial.
Dana bantuan yang diterima hendaknya diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan anak, kesehatan, pangan, serta kebutuhan dasar keluarga lainnya.
“Jangan sampai bantuan pemerintah yang seharusnya membantu meringankan beban ekonomi keluarga justru habis karena judi online.
Bantuan sosial harus dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” demikian pesan yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur janji keuntungan instan yang ditawarkan melalui permainan judi online.
Di balik iming-iming kemenangan, terdapat risiko kerugian yang dapat memperburuk kondisi ekonomi keluarga.

Kapolsek Baktiya Jaga Bantuan Sosial, Bangun Keluarga Sejahtera
Sementara itu, Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Baktiya IPTU Ferry Suyatna, S.A.P., menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut
Merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit sosial yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan keluarga.
Kapolsek Baktiya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba
Melalui edukasi, kepedulian lingkungan, serta pengawasan dalam lingkup keluarga.
Menurutnya, keberhasilan program bantuan sosial tidak hanya berkaitan dengan tersalurkannya bantuan kepada masyarakat yang berhak,
Tetapi juga bagaimana bantuan itu digunakan secara tepat untuk mendukung kebutuhan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menjadikan bantuan sosial sebagai modal untuk berjudi.
Selain berisiko menimbulkan kerugian finansial, kebiasaan tersebut dapat menghambat upaya keluarga dalam memperbaiki taraf hidup.
Melalui kegiatan ini, Polsek Baktiya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjauhi judi online dan narkoba,
Sekaligus berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan kondusif.
Pesan utamanya jelas jauhi judi online, lindungi ekonomi keluarga, dan manfaatkan bantuan sosial sesuai peruntukannya demi masa depan yang lebih baik.
PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat bagi keluarga penerima manfaat.
Tidak tepat menyimpulkan bahwa seseorang otomatis kehilangan hak PKH hanya karena terlibat judi online;
Kelayakan penerima tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme resmi yang berlaku.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























