Makam Putri Cempo dan Jejak Spiritual Masa Lalu, Kisah tentang Tradisi, Keteladanan, dan Perjalanan Kehidupan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:33 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | 29 Oktober 2026 Makam Putri Cempo atau Putri Campa dikenal dalam tradisi masyarakat sebagai salah satu tempat ziarah yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual. Sosok yang dikaitkan dengan Dewi Kianwhie atau Anarawati tersebut menjadi bagian dari kisah sejarah dan tradisi yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam tradisi sebagian masyarakat Jawa, ziarah ke makam tokoh-tokoh masa lalu dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, sarana refleksi diri, serta upaya mencari ketenangan batin sesuai keyakinan masing-masing.

Di balik tradisi tersebut, muncul ungkapan yang menarik perhatian:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal cucunya saya, murid saya dua pejabat tinggi sekarang.”

Pernyataan itu menyiratkan kisah mengenai hubungan masa lalu, proses pembelajaran, dan perjalanan seseorang hingga memiliki hubungan dengan tokoh-tokoh yang kini menduduki jabatan penting.

Meski demikian, identitas pihak yang dimaksud serta hubungan dengan dua pejabat tinggi tersebut masih perlu diperjelas agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Pada akhirnya, nilai sebuah tradisi sejarah dan spiritual bukan semata-mata diukur dari kedudukan orang-orang yang datang berziarah, melainkan juga dari pelajaran tentang keteladanan, tanggung jawab, dan amanah dalam kehidupan.

Berita Terkait

AGUS FLORES, KETUA UMUM FAST RESPON SEKALIGUS PIMPINAN REDAKSI NASIONAL SUARA MERDEKA, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PEMBERITAAN KAPOLRI SUYUDI AS
Dua Prinsip Utama yang Ditekankan Ketum Fast Respon: Tahu Diri dan Tahu Batas, Wartawan Bukan Aparat Penegak Hukum
Agus Flores Ketum YLKI Sultra Di Jakarta, Gugat Korlantas dan Jasa Raharja di Komisi Persaingan Usaha
Agus Flores vs Kakorlantas Kini Berpotensi Berlawanan atau ketemu Di Pengadilan, Siapa yang Akan Membuktikan Kebenaran?
Tegas! Agus Flores Terbitkan 11 Instruksi Untuk Media FRN, Sembilan Syarat Wajib Dipenuhi Atau Mundur
Enam Agenda Jadi Sorotan, Publik Menanti Bukti Nyata Kepemimpinan Kapolri Suyudi
2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak///
Usai Berantas Narkoba, Kapolri Suyudi Kini Bidik Judol Dan Penipuan Digital ​

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:49 WIB

AGUS FLORES, KETUA UMUM FAST RESPON SEKALIGUS PIMPINAN REDAKSI NASIONAL SUARA MERDEKA, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PEMBERITAAN KAPOLRI SUYUDI AS

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Makam Putri Cempo dan Jejak Spiritual Masa Lalu, Kisah tentang Tradisi, Keteladanan, dan Perjalanan Kehidupan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Prinsip Utama yang Ditekankan Ketum Fast Respon: Tahu Diri dan Tahu Batas, Wartawan Bukan Aparat Penegak Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Agus Flores vs Kakorlantas Kini Berpotensi Berlawanan atau ketemu Di Pengadilan, Siapa yang Akan Membuktikan Kebenaran?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Tegas! Agus Flores Terbitkan 11 Instruksi Untuk Media FRN, Sembilan Syarat Wajib Dipenuhi Atau Mundur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Enam Agenda Jadi Sorotan, Publik Menanti Bukti Nyata Kepemimpinan Kapolri Suyudi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WIB

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak///

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Usai Berantas Narkoba, Kapolri Suyudi Kini Bidik Judol Dan Penipuan Digital ​

Berita Terbaru