Pasca Banjir Bandang November 2025 Lalu, Harga TBS Di Aceh Utara Tembus Rp2.500 per Kg

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 17:05 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Pasca dilanda bencana banjir bandang pada November 2025 yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara,

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di daerah tersebut mengalami kenaikan signifikan dan tembus angka Rp2.500 per kilogram.

Kenaikan harga ini disambut baik oleh para petani, meskipun di sisi lain masih menyisakan berbagai tantangan pascabencana yang belum sepenuhnya teratasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum bencana banjir bandang melanda, harga TBS di Aceh Utara rata-rata bergerak di kisaran Rp1.800 hingga Rp2.200 per kilogram.

Namun, setelah pasca bencana November 2025, harga naik dan bertahan di angka Rp2.500/kg, bahkan di beberapa titik pembelian mencapai Rp2.600/kg tergantung kualitas buah dan lokasi pengiriman.

Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor utama:
Pasokan menurun drastis

Banjir merendam banyak kebun sawit, sehingga panen sementara waktu terhambat dan jumlah TBS yang masuk ke pabrik berkurang tajam.

Jalur distribusi terganggu Jalan dan jembatan yang putus menyebabkan biaya angkut meningkat, yang kemudian ikut mendorong harga beli di tingkat petani naik.

Permintaan tetap tinggi Industri pengolahan sawit tetap membutuhkan pasokan bahan baku, sehingga pabrik bersedia membeli dengan harga lebih tinggi untuk menjamin kelangsungan produksi.

Kenaikan harga ini menjadi sedikit angin segar bagi para petani yang kebunnya rusak akibat banjir.

Pemasukan yang lebih besar diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya perbaikan kebun dan pemulihan lahan.

Namun, di balik kenaikan harga tersebut, para petani tetap menghadapi berbagai kendala:

Banyak pohon sawit yang terendam air dan mengalami kerusakan, sehingga belum bisa dipanen.

Akses jalan yang rusak menyulitkan pengangkutan buah ke titik jual, bahkan di beberapa lokasi terpaksa harus menunggu jalur dapat dilalui kembali.

Biaya perawatan dan pemulihan kebun pasca banjir membutuhkan biaya besar yang belum sebanding dengan pendapatan saat ini.

“Harga naik memang melegakan, tetapi kalau jalan putus dan buah tidak bisa diangkut, nilainya tidak terasa.

Kami berharap harga tetap stabil dan pemerintah segera memperbaiki akses jalan agar hasil kebun bisa sampai ke pembeli,” ujar salah satu petani sawit di Aceh Utara.

Saat di temui media tribunpasee.com Para petani mengatakan dan memohon perhatian serius kepada pemerintah Aceh utara untuk

Mempercepat perbaikan jalan dan jembatan yang putus akibat banjir, sehingga distribusi TBS berjalan lancar.

Memberikan bantuan pemulihan lahan dan bibit bagi kebun sawit yang rusak berat.

Menjaga stabilitas harga agar tidak turun drastis setelah pasokan kembali normal.

Kenaikan harga TBS menjadi peluang sekaligus peringatan. Jika infrastruktur segera diperbaiki,

Petani dapat memanfaatkan momentum harga tinggi untuk memulihkan ekonominya.

Sebaliknya, jika akses tetap terputus, kenaikan harga ini hanya akan menjadi angka di atas kertas yang tidak bisa dirasakan manfaatnya.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM
Dua Pelajar Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Lhoksukon
Kebersamaan Menjadi Kekuatan: DPC BAI Aceh Tamiang, Media Liputanesia.com, dan Imam Kebun Tanah Terban Bersinergi
Polantas Karib Sasar Pelajar SMK Negeri 1 Cot Girek, Wujudkan Generasi Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Pengawasan Internal, Kapolres Aceh Utara Periksa Inventaris Senjata Api
Krisis Kepercayaan di SDN 3 Tanah Luas: Saat Sekolah Ditinggalkan Wali Murid

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 00:47 WIB

Pohon Sawit Timpa Rumah Warga, Kapolsek Idi Rayeuk Serahkan Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 10:48 WIB

Syarat Pembaharuan Desil Bantuan Sosial: Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 5 September 2026 - 10:42 WIB

Pembaharuan Desil Bansos: Pahami Konsep Desil Menurut BPS Agar Data Tepat Sasaran

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Muhammad Ariga, S.Ag Isi Khutbah Jumat di Masjid Baiturrahman Gampong Batu Sumbang

Kamis, 3 September 2026 - 21:25 WIB

Babinsa Koramil 10/SPJ Kodim 0104/Aceh Timur Sosialisasikan Cegah Karhutla Kepada Warga

Kamis, 3 September 2026 - 19:26 WIB

Memperkuat Sinergitas dan Pengabdian Teritorial, Dandim 0104/Atim Bersama Ketua Persit KCK Cab. XXI, Laksanakan Kunjungan Kerja di Madat dan Simpang Ulim

Kamis, 3 September 2026 - 16:04 WIB

Muspika Simpang Jernih Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Kecamatan

Rabu, 2 September 2026 - 23:13 WIB

Semangat Hardikda Ke-67, Aceh Timur Teguhkan Komitmen Wujudkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat

Berita Terbaru