Krisis Kepercayaan di SDN 3 Tanah Luas: Saat Sekolah Ditinggalkan Wali Murid

Fadly P.B

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:27 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Aceh Utara – Gerbang SDN 3 Tanah Luas di Gampong Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, tetap berdiri tegak. Namun, di baliknya, denyut sekolah dasar tersebut kian melemah.

‎Selama beberapa tahun terakhir, jumlah murid baru yang mendaftar terus merosot, menciptakan kekhawatiran akan masa depan salah satu pilar pendidikan dasar di wilayah tersebut.

‎Fenomena ini bukan sekadar angka statistik. Penelusuran di lapangan menunjukkan adanya jurang komunikasi antara pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Sejumlah wali murid mengungkapkan kegelisahan mereka terkait kualitas layanan pendidikan yang dianggap stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“ Kami mencari sekolah yang punya program unggulan. Di sini, proses belajar-mengajar terkesan berjalan apa adanya, tanpa ada inovasi yang menonjol,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Literasi yang Terabaikan

‎Kritik tajam diarahkan pada minimnya implementasi kebijakan pendidikan nasional di sekolah tersebut. Salah satu yang disoroti adalah pengembangan budaya literasi melalui pojok baca. Bagi wali murid, fasilitas ini bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan instrumen kunci untuk meningkatkan minat baca dan daya saing siswa.

‎Anggapan bahwa sekolah kurang berbobot ini membuat banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke tempat lain, meski harus menempuh jarak yang lebih jauh. “Kepercayaan adalah mata uang utama dalam pendidikan. Jika sekolah tidak bisa menunjukkan nilai tambah, masyarakat akan mencari alternatif,” kata warga setempat.

Tantangan Kepemimpinan

‎Dinamika ini meletakkan beban berat di pundak kepala sekolah. Sebagai nakhoda satuan pendidikan, kepala sekolah memegang kendali atas manajemen, pembinaan tenaga pendidik, hingga strategi inovasi sekolah.

‎Menurunnya jumlah peserta didik sering kali menjadi indikator lemahnya manajemen dalam merespons kebutuhan zaman yang menuntut penguatan numerasi, literasi, dan karakter.

‎Publik kini menanti peran aktif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara untuk turun tangan. Evaluasi mendalam diperlukan, tidak hanya untuk memetakan masalah, tetapi juga untuk memberikan pendampingan strategis agar kualitas pendidikan di pelosok Aceh Utara merata dan tidak tertinggal.

Janji Perbaikan

‎Dikonfirmasi pada Senin, 20 Juli 2026, Kepala Sekolah SDN 3 Tanah Luas merespons kritik tersebut dengan singkat. Ia menyadari tantangan yang ada dan menyatakan komitmennya untuk berbenah.

‎“Saya selaku kepala sekolah akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan mutu SDN 3 Tanah Luas,” ujarnya.

‎Pada akhirnya, setiap bangku kosong di ruang kelas SDN 3 Tanah Luas adalah pengingat akan pentingnya urgensi pembenahan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan bagi warga Gampong Matang Ben, harapan itu kini diletakkan sepenuhnya pada pundak manajemen sekolah untuk membuktikan bahwa sekolah dasar negeri pun mampu bersaing dan layak menjadi pilihan utama bagi masa depan anak-anak mereka.

Berita Terkait

112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
Pimpin Hardikda ke-67, Bupati Aceh Utara Tekankan Penguatan Karakter dan SDM
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir
DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa
DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts
Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan Huntap, Perkuat Kepastian untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Muhammad Ariga, S.Ag Isi Khutbah Jumat di Masjid Baiturrahman Gampong Batu Sumbang

Kamis, 3 September 2026 - 19:26 WIB

Memperkuat Sinergitas dan Pengabdian Teritorial, Dandim 0104/Atim Bersama Ketua Persit KCK Cab. XXI, Laksanakan Kunjungan Kerja di Madat dan Simpang Ulim

Kamis, 3 September 2026 - 16:04 WIB

Muspika Simpang Jernih Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Kecamatan

Rabu, 2 September 2026 - 23:13 WIB

Semangat Hardikda Ke-67, Aceh Timur Teguhkan Komitmen Wujudkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat

Rabu, 2 September 2026 - 18:08 WIB

Di Tengah Jalan yang Tertimbun Longsor, Kepedulian Hadir: KITA BISA, SALAM SETARA dan RELAWAN GESIT Salurkan 3 Depot Air Siap Minum

Selasa, 1 September 2026 - 18:31 WIB

Keuchik Rahiman Hery Krisna Lakukan Tepung Tawari Lapangan Bola Kaki Desa HTI Ranto Naru

Selasa, 1 September 2026 - 16:20 WIB

Pemasangan Spanduk Himbauan Cegah Karhutla, Polsek Simpang Jernih Tindak Tegas Pembakaran Hutan Dan Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kapolsek Idi Tunong Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru