SIMPANG JERNIH | Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) tepat sasaran, adil, dan akurat,
Kementerian Sosial Republik Indonesia mewajibkan pembaharuan data Desil melalui aplikasi Cek Bansos.
Agar warga benar-benar memahami dasar penentuan kelompok penerima bantuan, penting untuk mengetahui apa itu Desil menurut Badan Pusat Statistik (BPS).
Ketua Tim Kecamatan Simpang Jernih, Idan Syahputr, S.Pd.I, menyampaikan secara lengkap syarat pembaharuan desil sekaligus penjelasan konsep desil menurut BPS.
Desil adalah cara BPS membagi penduduk atau rumah tangga menjadi 10 bagian yang sama banyak,
Berdasarkan urutan data dari yang terendah hingga tertinggi menurut variabel tertentu terutama tingkat kesejahteraan.
Desil digunakan untuk melihat ketimpangan antar penduduk serta menentukan kelompok sasaran bantuan sosial.
Pembagian Desil & Keterangan Tingkat Kesejahteraan
Desil Kelompok Keterangan
Desil 1 10% Terbawah Tingkat
kesejahteraan paling rendah
Desil 2 10% —
Desil 3 10% —
Desil 4 10% Menuju tingkat
kesejahteraan menengah
Desil 5 10% —
Desil 6 10% Menuju tingkat
kesejahteraan tinggi
Desil 7 10% —
Desil 8 10% Sangat sejahtera
Desil 9 10% —
Desil 10 10% Teratas Tingkat
kesejahteraan paling tinggi
Intinya: Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan rumah tangga tersebut.
Penerima bansos umumnya berasal dari Desil 1 hingga Desil 4.
Bagaimana Desil Ditentukan?
Data diurutkan dari nilai terkecil hingga terbesar (contoh: pengeluaran per kapita sebulan)
Dibagi menjadi 10 kelompok yang sama banyak, masing-masing mewakili 10% dari total populasi
Pengukuran didasarkan pada: pengeluaran per kapita sebulan, pendapatan per kapita, konsumsi rumah tangga, dan variabel kesejahteraan lainnya
Untuk Apa Desil Digunakan?
Mengukur ketimpangan kesejahteraan penduduk
Menentukan sasaran program pemerintah termasuk bantuan sosial
Menganalisis distribusi pendapatan dan pengeluaran masyarakat
Menjadi dasar perencanaan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional
Syarat Pembaharuan Desil (Lanjutan)
Dengan memahami konsep desil di atas, warga dapat memutakhirkan data secara mandiri melalui aplikasi CEK BANSOS dengan memenuhi 6 syarat berikut:
1 NIK sesuai KTP NIK aktif & terdaftar di Dukcapil
2 Terdaftar dalam DT-SEN Tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
3 Akun aplikasi Cek Bansos Daftar/login menggunakan NIK KTP dan data valid
4 Data diri & keluarga lengkap Nama, TTL, alamat, pendidikan, pekerjaan benar
5 Ajukan usul/sanggah Lewat menu Usul/Sanggah di aplikasi
6 Dokumen pendukung lengkap KTP, KK, foto kondisi rumah, bukti penghasilan, dll
Langkah Pembaharuan Desil di Aplikasi CEK BANSOS
1. Buka aplikasi Cek Bansos
2. Pilih menu Profil
3. Pilih menu Usul / Sanggah
4. Lengkapi data & unggah dokumen pendukung
5. Kirim usulan dan tunggu verifikasi
Penting: Pastikan data diisi benar dan sesuai kondisi sebenarnya. Data yang tidak akurat dapat menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran atau dicabut. Pembaharuan desil tidak dipungut biaya apapun.
Pemahaman terhadap konsep desil menurut BPS sangat penting agar warga memahami dasar penentuan kelompok penerima bantuan.
Pembaharuan data desil adalah upaya bersama agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berada di kelompok paling membutuhkan (Desil 1–4).
“Dengan data yang berkualitas, kita wujudkan keadilan dan kesejahteraan untuk semua.”
{Jurnalis Agus Suriadi}





























