Hari Ketiga, Satpolairud Polres Aceh Timur Bersama Petugas Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:35 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR – Memasuki hari ketiga, Satpolairud Polres Aceh Timur bersama TNI AL dan SAR Kabupaten Aceh Timur terus melakukan pencarian terhadap Abdul Mutalib (60), nelayan asal Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, yang hilang di perairan Idi Cut.

Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H., M.H., mengatakan korban hilang pada Rabu (28/10/2026) malam saat melaut bersama seorang anak buah kapal (ABK), Sawalludin (25), untuk mencari ikan menggunakan boat jalo atau sampan.

Peristiwa itu terjadi sekitar tiga mil laut dari bibir pantai Idi Cut. Saat hendak kembali ke Peudawa, boat mereka mengalami kerusakan pada bagian kemudi. Abdul Mutalib kemudian berusaha memperbaikinya dengan menyelam ke bawah boat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah berhasil memperbaiki kemudi, korban hendak naik kembali ke boat. Namun, ombak dan angin kencang menghantam perahu hingga korban terjatuh ke laut.

Sawalludin sempat berusaha menolong korban. Namun, arus dan angin membuat boat mereka hanyut menjauh. Korban akhirnya melepaskan diri dari pegangan Sawalludin agar rekannya dapat menyelamatkan diri.

Sawalludin berhasil berenang menuju pantai di kawasan Alue Dua Muka O, Kecamatan Idi Rayeuk, sekitar pukul 01.00 WIB. Sementara itu, Abdul Mutalib hingga kini belum ditemukan.

“Pencarian terus kami lakukan bersama unsur terkait. Kami berharap korban segera ditemukan dan meminta masyarakat, khususnya para nelayan, turut memberikan informasi apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban di sekitar perairan Idi Cut,” ujar AKP Ade Candra.

Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang, serta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia sebelum berangkat.

“Jangan memaksakan diri melaut ketika cuaca tidak bersahabat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan kondisi perahu layak digunakan dan alat keselamatan tersedia agar risiko kecelakaan di laut dapat diminimalkan.” Imbau Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H., M.H.  (Iwan Gunawan).

Berita Terkait

Bot Bermuatan Besi Bangunan Tenggelam Di Batu Katak, Evakuasi Masih Berlanjut
Green Policing, Polsek Julok Tanam Bakau, Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir
Green Policing, Polsek Julok Tanam Bakau, Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir
Strong Point Pagi Hari, Polsek Idi Tunong Pastikan Keselamatan Pelajar
Pascabanjir Bandang, Keuchik Melidi Pimpin Warga Buka Kembali Akses Jalan ke Pelabuhan Sungai
FASI 2026 Simpang Jernih Digelar 1 November Di Aula Kopdes, Cetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia
Matangkan Program POLIRAN, Polres Aceh Timur Gandeng BLK
Abrasi Gerus Kebun Warga Dusun Jati, Jalan Ambruk Pemerintah Diminta Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Hari Ketiga, Satpolairud Polres Aceh Timur Bersama Petugas Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Bot Bermuatan Besi Bangunan Tenggelam Di Batu Katak, Evakuasi Masih Berlanjut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Green Policing, Polsek Julok Tanam Bakau, Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Strong Point Pagi Hari, Polsek Idi Tunong Pastikan Keselamatan Pelajar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Pascabanjir Bandang, Keuchik Melidi Pimpin Warga Buka Kembali Akses Jalan ke Pelabuhan Sungai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:31 WIB

FASI 2026 Simpang Jernih Digelar 1 November Di Aula Kopdes, Cetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Matangkan Program POLIRAN, Polres Aceh Timur Gandeng BLK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Abrasi Gerus Kebun Warga Dusun Jati, Jalan Ambruk Pemerintah Diminta Bertindak

Berita Terbaru