Prabowo Subianto Murka: Tambang Ilegal Masih Merajalela, Dugaan Beking Oknum Aparat Disorot

AGUS SURIADI

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 15:29 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sabtu (11/4) — Presiden Prabowo Subianto meluapkan kemarahannya atas masih maraknya praktik tambang ilegal di berbagai daerah. Pernyataan tegas itu disampaikan setelah dirinya menerima laporan bahwa aktivitas ilegal tersebut bukan hanya belum berhenti, tetapi justru semakin meluas.

Dengan nada kecewa, Presiden menegaskan bahwa kondisi ini mencoreng wibawa pemerintahannya. Ia mempertanyakan kinerja aparat di lapangan yang dinilai tidak sejalan dengan instruksi tegas yang telah diberikan.

“Berarti menjatuhkan harga diri saya sebagai Presiden,” ujar Prabowo singkat di hadapan awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden juga mengaku kebingungan atas inkonsistensi laporan dari aparat penegak hukum. Ia menyebutkan, perintah untuk memberantas tambang ilegal justru tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

“Yang saya suruh bersihkan tambang ilegal, yang dibersihkan malah yang lain,” tegasnya.

Lebih jauh, Prabowo mengungkap adanya indikasi keterlibatan oknum aparat dalam praktik ilegal tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah pihak diduga memberikan perlindungan atau “beking” terhadap aktivitas tambang ilegal, sehingga upaya penertiban menjadi terhambat.

“Mana bisa bersih kalau yang mengantar alat saja dari oknum aparat ke tambang ilegal. Ini yang harus dibuka, agar mereka sadar dan mendukung program pemerintah,” tambahnya.

Pernyataan keras Presiden ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik tambang ilegal, termasuk jika melibatkan aparat negara. Penegakan hukum yang tegas dan transparan dinilai menjadi kunci untuk mengakhiri persoalan yang selama ini merugikan negara dan merusak lingkungan tersebut.

Berita Terkait

AGUS FLORES, KETUA UMUM FAST RESPON SEKALIGUS PIMPINAN REDAKSI NASIONAL SUARA MERDEKA, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PEMBERITAAN KAPOLRI SUYUDI AS
Makam Putri Cempo dan Jejak Spiritual Masa Lalu, Kisah tentang Tradisi, Keteladanan, dan Perjalanan Kehidupan
Dua Prinsip Utama yang Ditekankan Ketum Fast Respon: Tahu Diri dan Tahu Batas, Wartawan Bukan Aparat Penegak Hukum
Agus Flores Ketum YLKI Sultra Di Jakarta, Gugat Korlantas dan Jasa Raharja di Komisi Persaingan Usaha
Agus Flores vs Kakorlantas Kini Berpotensi Berlawanan atau ketemu Di Pengadilan, Siapa yang Akan Membuktikan Kebenaran?
Tegas! Agus Flores Terbitkan 11 Instruksi Untuk Media FRN, Sembilan Syarat Wajib Dipenuhi Atau Mundur
Enam Agenda Jadi Sorotan, Publik Menanti Bukti Nyata Kepemimpinan Kapolri Suyudi
2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak///

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:49 WIB

AGUS FLORES, KETUA UMUM FAST RESPON SEKALIGUS PIMPINAN REDAKSI NASIONAL SUARA MERDEKA, TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PEMBERITAAN KAPOLRI SUYUDI AS

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Makam Putri Cempo dan Jejak Spiritual Masa Lalu, Kisah tentang Tradisi, Keteladanan, dan Perjalanan Kehidupan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Agus Flores Ketum YLKI Sultra Di Jakarta, Gugat Korlantas dan Jasa Raharja di Komisi Persaingan Usaha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Agus Flores vs Kakorlantas Kini Berpotensi Berlawanan atau ketemu Di Pengadilan, Siapa yang Akan Membuktikan Kebenaran?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Tegas! Agus Flores Terbitkan 11 Instruksi Untuk Media FRN, Sembilan Syarat Wajib Dipenuhi Atau Mundur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Enam Agenda Jadi Sorotan, Publik Menanti Bukti Nyata Kepemimpinan Kapolri Suyudi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WIB

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak///

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Usai Berantas Narkoba, Kapolri Suyudi Kini Bidik Judol Dan Penipuan Digital ​

Berita Terbaru