JAKARTA – Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap kebijakan yang diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dukungan tersebut, menurutnya, tidak hanya dilandasi oleh sikap organisasi, tetapi juga oleh latar belakang keluarga dan perjalanan panjangnya yang erat dengan institusi TNI-Polri.
Agus mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan historis dan emosional dengan institusi pertahanan dan keamanan negara. Ia menyebut garis keluarganya memiliki keterkaitan kuat dengan TNI dan Polri, termasuk sosok ayah Kapolri yang merupakan purnawirawan TNI Angkatan Udara yang pernah bertugas di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.
“Apapun kebijakan Kapolri, saya pasti dukung. Hati boleh berubah, tapi darah tetap satu untuk negeri ini,” tegas Agus dalam pernyataannya.
Selain latar belakang keluarga, Agus Flores juga memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai organisasi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Wasekjen KBPP Polri Pusat serta kini aktif sebagai penasehat FKPPI Tanjung Priok. Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi Ketua GRIB Jakarta Pusat dan kini menjabat sebagai Staf Ahli Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Dalam perjalanan organisasinya, Agus juga mengaku pernah terlibat dalam dinamika internal Partai Golkar, termasuk dalam konflik kepengurusan antara Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Bahkan, ia menyebut pernah memimpin aksi massa dalam sejumlah momentum penting di Jakarta.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa keputusannya memimpin FRN dilandasi oleh visi besar untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai bagian dari sejarah bangsa dalam mendukung Polri. Ia ingin FRN dikenal sebagai organisasi yang berperan aktif dalam memperkuat citra dan kinerja institusi kepolisian di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, serta di bawah kepemimpinan Kapolri dan jajaran seperti Kabareskrim saat itu, Agus Andrianto.
“FRN ini akan saya buat hebat. Bukan hanya besar secara organisasi, tapi juga tercatat dalam sejarah sebagai kelompok yang cinta Polri,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan FRN tidak bisa dipandang sebelah mata. Di dalamnya, kata dia, terdapat berbagai unsur dari kalangan purnawirawan, perwira, hingga bintara yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Dengan latar belakang, jaringan, dan pengalaman yang dimilikinya, Agus Flores optimistis FRN akan menjadi kekuatan sosial yang solid dalam mendukung stabilitas nasional serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan institusi Polri.
{Jurnalis Agus Suriadi}





























