GILA! Kerugian Negara dari Tambang Emas Ilegal di Aceh Capai Rp 992 Triliun, Agus Flores: Sebaiknya Masuk TPPU dan Larang Pedagang Terima Emas Ilegal!

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 23:15 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Senin (2/3) – Skala kerugian negara akibat aktivitas tambang emas ilegal di Aceh mengejutkan publik. Angka kerugian disebut mencapai Rp 992 triliun, sebuah nominal yang luar biasa besar dan memicu keprihatinan mendalam.

Ketika dikonfirmasi wartawan Aceh terkait angka kerugian tersebut, Agus Flores memberikan tanggapan yang tegas. Menurutnya, kerugian sebesar itu sebaiknya ditangani melalui mekanisme Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), mengingat adanya aliran emas ilegal yang masuk ke tangan pedagang emas.

Lebih lanjut, Agus Flores menekankan perlunya larangan tegas bagi pedagang emas untuk menerima emas yang berasal dari tambang ilegal. “Jika ada pedagang yang masih menerima emas dari tambang ilegal, polisi harus langsung menangkapnya… tanpa pilih bulu,” tegasnya.

Pernyataan ini menyoroti urgensi penindakan yang tegas terhadap jaringan tambang emas ilegal, mulai dari aktivitas penambangan hingga aliran komoditas dan uang yang menyertainya. Angka kerugian Rp 992 triliun menjadi bukti betapa parahnya dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas ilegal ini bagi negara, dan menuntut langkah-langkah konkret dari pihak berwenang untuk menghentikannya.

Apakah langkah-langkah yang diusulkan ini akan segera diimplementasikan dan mampu mengatasi masalah tambang emas ilegal di Aceh? Kita tunggu tindak lanjut dari pihak berwenang untuk menjawab keprihatinan publik ini.

Berita Terkait

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE
Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Masa Depan
Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Tinggi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
DPC of the Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Responds to Controversy Over Aceh Education Head’s Statement on Journalists and NGOs
Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh
Wagub Aceh Temui Mensos RI, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:22 WIB

Polres Subulussalam Laksanakan Pengamanan Aksi Damai Masyarakat Pastikan Situasi Kondusif

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:45 WIB

Kapolres Subulussalam Tebar 50.000 Benih Ikan Nila Dukung Program Asta Cita Presiden

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:34 WIB

Polres Subulussalam Bersama Forkopimda Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Seluruh Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kunjungan Kerja ke Polres Subulussalam, Kapolda Aceh Bangga Tindak Pidana Rendah sehingga Kabtimas Aman Kondusif

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:50 WIB

Kapolda Aceh Ajak Rekan Media Redam Situasi Demi Jaga Aceh Tetap Aman Dan Kondusif Saat Kunjungan ke Mapolres Subulussalam

Senin, 11 Mei 2026 - 11:19 WIB

Police Goes To School, Sat Lantas Polres Subulussalam Kunjungi Siswa-Siswi Sekolah dalam Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:21 WIB

Rp 800 Ribu per KK, Dugaan Pungli Bantuan Jadup Kembali Coreng Wajah Pemerintahan Desa di Aceh

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:45 WIB

Lampu Merah Kebebasan Pers! Kapolda Aceh Didesak Ringkus Dalang Teror Wartawan di Subulussalam

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:54 WIB