Hujan Deras Terus Menghantam Kecamatan Pante Bidari, Jalan Tergenang dan Terpuruk

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:50 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pante Bidari | Senin, 30 Maret 2026 – Dalam tiga hari terakhir, hujan deras yang melanda Kecamatan Pante Bidari, khususnya di Desa Blang Senoeng dan Desa Pante Labu, mengakibatkan kerusakan parah pada jalan pendalaman. Kondisi jalan yang tergenang air dan dipenuhi lumpur membuat akses sulit dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Banyak kendaraan terjebak dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Zubir, Kepala Dusun Desa Blang Senoeng, menyampaikan keluhannya, “Di desa kami sudah tiga hari hujan, setelah sebelumnya dilanda kemarau yang panjang. Debu tebal bekas lumpur pasca banjir kini telah menjadi lumpur yang licin, sehingga kendaraan sering terpeleset ke selokan jalan.”

Salah satu truk yang mengangkut material Hunian Sementara (Huntara) terjebak selama dua hari dan harus ditarik dengan alat berat. Ironisnya, penarikan tersebut dikenakan biaya sebesar lima ratus ribu rupiah (Rp 500.000), meskipun alat berat yang digunakan adalah milik perusahaan WIKA (Waskita Karya), yang saat ini sedang bertugas membersihkan tanah lumpur di sekolah-sekolah, musala, dan tempat umum lainnya di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zubir menambahkan dengan nada kesal, “Seharusnya operator alat berat tidak mengenakan biaya sebesar itu. Kita semua harus saling membantu, terutama dalam keadaan darurat seperti ini.”

Warga Desa Blang Senoeng sangat berharap agar Pemerintah segera memberikan bantuan dan respons cepat. Menurut pantauan media, kondisi badan jalan tidak hanya dipenuhi lumpur yang licin, tetapi juga sebagian sudah tergenang air setinggi 10 hingga 30 cm, membuat akses semakin sulit dilalui, terutama bagi kendaraan roda dua.

Dengan segala kesulitan yang dihadapi, diharapkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah bisa segera mengatasi permasalahan ini demi kelancaran akses dan keselamatan bersama.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Pasca Banjir Bandang Aceh Keuchik Batu Sumbang Rangkul Warga, Bersama Sama Bersihkan Kantor Keuchik Dan Lingkungan
Patroli Dini Hari Personel Satsamapta Polres Aceh Timur Tutup Celah Kejahatan
Kapolsek Banda Alam Ipda Asdy Suhendra Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan
Kapolsek Idi Tunong Sosialisasikan Ke Masyarakat Cegah Bahaya Karhutla
Larangan Pembakaran Hutan Dan Lahan, Kapolsek Peurlak Timur Cegah Karhutla
Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Kapolsek Simpang Jernih Cegah Karhutla
Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian
Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Pasca Banjir Bandang Aceh Keuchik Batu Sumbang Rangkul Warga, Bersama Sama Bersihkan Kantor Keuchik Dan Lingkungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Patroli Dini Hari Personel Satsamapta Polres Aceh Timur Tutup Celah Kejahatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Kapolsek Banda Alam Ipda Asdy Suhendra Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Kapolsek Idi Tunong Sosialisasikan Ke Masyarakat Cegah Bahaya Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Kapolsek Simpang Jernih Cegah Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalan Sulit, Sekolah Jauh, Sinyal Terbatas: Potret Perjuangan Warga Pedalaman Simpang Jernih Aceh Timur

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Kapolsek Bandar Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Minggu, 30 Agu 2026 - 11:09 WIB