Di Tengah Haru Pelepasan Haji, Tiga Pilar Aceh Tampilkan Kekompakan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:34 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pelepasan jamaah haji kloter perdana Aceh di Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (5/5/2026) pukul 15.00 WIB.

Ratusan calon tamu Allah bersama keluarga larut dalam doa, mengiringi langkah menuju Tanah Suci.

Namun di balik sakralnya momen tersebut, perhatian publik turut tertuju pada potret kebersamaan tiga tokoh penting Aceh: Marzuki Alibasyah, Muzakir Manaf, dan Zulfadli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiganya tampak berdiri berdampingan, berbaur tanpa sekat bersama ulama dan tokoh masyarakat.

Senyum hangat serta komunikasi yang terjalin mencerminkan kekompakan yang jarang terlihat dalam satu momentum publik. Bahkan, mereka terlihat saling menggenggam tangan, memperlihatkan simbol kuatnya persatuan di tengah masyarakat.

Momen ini dinilai bukan sekadar seremoni pelepasan jamaah haji, melainkan representasi nyata sinergi antara unsur eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan di Aceh. Di tengah dinamika daerah, kebersamaan tersebut menjadi pesan penting tentang stabilitas dan keharmonisan.

Dalam kesempatan itu, Marzuki Alibasyah menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga momentum memperkuat nilai persatuan.

“Momentum ibadah haji ini bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya persatuan, silaturahmi, dan kebersamaan kita semua dalam menjaga Aceh tetap damai,” ujarnya.

Kapolda juga terlihat membaur dengan para jamaah, ulama, dan pejabat tanpa protokoler yang kaku, menciptakan suasana penuh keakraban dan persaudaraan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, yang semakin menambah kuatnya representasi kebersamaan lintas unsur pemerintahan.

Pelepasan haji kloter perdana ini tak hanya meninggalkan kesan religius, tetapi juga menghadirkan harapan baru: bahwa kekompakan para pemimpin dapat terus terjaga demi Aceh yang damai, stabil, dan bersatu.

{Abuyan}

Berita Terkait

Medco Kampiun Migas Cup 2026, Editor FC Runner Up
Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31
Gubernur Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana
Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh
Jadi Inspektur Upacara Hardikda ke-67, Plt. Sekda: Pendidikan Hari Ini Menentukan Masa Depan Aceh
Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025
Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:57 WIB

112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 12:17 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan Huntap, Perkuat Kepastian untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan dan Pasang Patok Batas Masjid Agung, Perkuat Kepastian Pertanahan

Berita Terbaru