Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:48 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan serangkaian agenda silaturrahmi dan koordinasi strategis dengan pejabat Pemerintah Pusat di Jakarta, Kamis (21/5/2026), guna memperkuat sinergi pembangunan daerah, pengelolaan keuangan daerah, serta percepatan pemulihan dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana di Aceh.

Pada agenda pertama, pukul 11.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh melakukan silaturrahmi dengan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang juga Selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Pemulihan & Rehabilitasi Rekontruksi (PRR) di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi rekonstruksi, termasuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap penanganan dan percepatan pembangunan di daerah terdampak bencana di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadhullah mengatakan, Pemerintah Aceh terus membangun komunikasi aktif dengan Pemerintah Pusat guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terdampak.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pemulihan dan rehabilitasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus kami perkuat,” ujar Fadhullah.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh melanjutkan agenda koordinasi dan silaturrahmi bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah, DR. Drs. Agus Fatoni, M.Si di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis terkait penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi tata kelola keuangan daerah, penguatan pendapatan daerah, serta sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

Menurut Fadhlullah, koordinasi yang intensif sangat diperlukan agar berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal di tengah tantangan pembangunan daerah saat ini.

“Kami berharap hubungan koordinasi yang baik ini dapat terus diperkuat, sehingga Aceh memperoleh dukungan yang maksimal dalam menjalankan agenda pembangunan daerah,” katanya.

Kemudian pada pukul 15.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh didampingi Bupati Nagan Raya dan Ketua DPRK Nagan Raya menghadiri pertemuan dan rapat bersama Satuan Tugas Percepatan Pemulihan & Rehabilitasi Rekontruksi (PRR) yang di hadiri Staf Khusus Mendagri RI Bidang Keamanan & Hukum Brigjen. Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K, S.H, M.H beserta jajaran di Posko Nasional PRR Jakarta.

Rapat membahas langkah-langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi Aceh, termasuk di Kabupaten Nagan Raya, dan juga dukungan lintas kementerian dan lembaga dalam percepatan penanganan infrastruktur, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, serta penanganan berbagai dampak pascabencana.

Fadhlullah menegaskan bahwa Pemerintah Aceh sangat serius mengawal proses pemulihan di daerah terdampak agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Pemerintah Aceh berkomitmen mengawal proses pemulihan dan rehabilitasi agar berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga mengapresiasi perhatian serta dukungan Pemerintah Pusat melalui Satgas PRR,” ujar Wagub.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak.

“Kami berharap seluruh langkah yang sedang disiapkan dapat segera direalisasikan, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan baik dan roda perekonomian daerah dapat pulih lebih cepat,” demikian Fadhlullah.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar
Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama
Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai
NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:57 WIB

112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 12:17 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan Huntap, Perkuat Kepastian untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan dan Pasang Patok Batas Masjid Agung, Perkuat Kepastian Pertanahan

Berita Terbaru