Aceh Tamiang – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Badan Advokasi Indonesia (DPC BAI) Aceh Tamiang, Syamsul, melalui Tim Investigasi, Ahmad Akbar Aritonang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan monitoring dan peresmian Balai Dusun, sarana air bersih, serta fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang dibangun oleh ARKOM Indonesia yang terdiri atas Ketua, R. Yuli Kusworo, S.T., M.Sc., Pembina, Dr. Anis Rasyid Baswedan, serta jajarannya di Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (25/7/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang pada akhir November 2025. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Ketua DPC BAI Aceh Tamiang melalui Tim Investigasi menyampaikan bahwa kontribusi ARKOM Indonesia memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya warga Desa Pengidam dan Kecamatan Bandar Pusaka secara umum. Fasilitas balai dusun yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga dipersiapkan sebagai tempat pengungsian apabila sewaktu-waktu terjadi bencana kembali.
Selain itu, pembangunan sarana air bersih dan MCK dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama setelah kondisi pascabencana yang sempat mengganggu akses terhadap layanan dasar.
DPC BAI Aceh Tamiang juga mengapresiasi berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan ARKOM Indonesia sejak masa tanggap darurat, mulai dari bantuan sembako, pembangunan fasilitas umum, hingga dukungan terhadap rencana penyediaan hunian tetap (Huntap). Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui pembelian lahan di Desa Pantai Cempa sebagai lokasi pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat terdampak banjir.

Dalam kesempatan tersebut, DPC BAI Aceh Tamiang turut menyampaikan apresiasi kepada pembina dan ketua ARKOM Indonesia, Dr. Anis Rasyid Baswedan, dan R. Yuli Kusworo, beserta seluruh jajaran dan para relawan yang telah menunjukkan kepedulian serta semangat kemanusiaan dalam mendampingi masyarakat Aceh Tamiang selama proses pemulihan pascabencana.
Masyarakat Kecamatan Bandar Pusaka, khususnya warga Desa Pengidam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Menurut warga, bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas yang sangat dibutuhkan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah bencana.
“Dukungan yang diberikan ARKOM Indonesia menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat. Kami mendoakan semoga ARKOM Indonesia semakin maju, terus diberikan keberkahan, dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” ungkap perwakilan masyarakat.
DPC BAI Aceh Tamiang berharap sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta mewujudkan pembangunan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tamiang.
(Saut Simanjuntak)





























