AGUS FLORES TEGASKAN KEPADA JAJARAN DPW FAST RESPON: UTAMAKAN KERJA NYATA, BUKAN SEKADAR GAYA DAN PENCITRAAN

AGUS SURIADI

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:41 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, —  Ketua Umum Fast Respon Counter Polri Nusantara, Agus Flores, menegaskan pentingnya kerja nyata, kedisiplinan, dan tanggung jawab bagi seluruh jajaran pengurus, khususnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar simbol, gaya, atau sarana mencari perhatian pimpinan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan kontribusi nyata di lapangan.

Pesan tegas tersebut disampaikan Agus Flores melalui percakapan pada Rabu (28/10/2026). Ia meminta seluruh jajaran untuk lebih fokus bekerja daripada berusaha mencari muka di hadapan pimpinan.

“Artinya kerja saja, jangan cari muka kepada saya. Saya tahu orang yang hanya mencari muka, gayanya saja sebagai pimpinan wilayah, tetapi kerjanya nol besar,” tegas Agus Flores dalam pesannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, seorang pimpinan wilayah harus mampu menunjukkan kapasitas melalui kegiatan yang terukur, pelaksanaan tugas yang konsisten, serta kontribusi nyata dalam mendukung tujuan organisasi. Posisi strategis dalam kepengurusan tidak akan memiliki arti apabila tidak diiringi dengan pelaksanaan tanggung jawab yang baik.

AGUS FLORES SOROTI PEMBERITAAN KEGIATAN KAPOLRI DI DAERAH

Selain menyoroti kinerja internal organisasi, Agus Flores juga memberikan perhatian terhadap aktivitas peliputan kegiatan Kapolri di daerah. Ia menilai bahwa kehadiran dan kegiatan pimpinan Polri di wilayah perlu mendapatkan perhatian dari jajaran yang memiliki tanggung jawab dalam penyampaian informasi dan publikasi.

Agus mengungkapkan bahwa dirinya memperoleh informasi mengenai kegiatan Kapolri melalui rilis yang diberikan oleh rekan-rekan tim Kapolri. Ia menyayangkan apabila kegiatan penting tersebut tidak terpantau atau tidak diberitakan oleh jajaran di daerah.

“Kapolri saja turun ke daerah tidak diliput. Untung teman-teman tim Kapolri memberikan rilis kepada saya,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa fungsi komunikasi dan publikasi tidak boleh diabaikan. Informasi mengenai kegiatan pimpinan Polri, program pelayanan masyarakat, serta berbagai aktivitas institusi yang layak diketahui publik perlu disampaikan secara profesional, akurat, dan berimbang.

Meski demikian, peliputan tetap harus mengedepankan verifikasi informasi, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta independensi pemberitaan. Kualitas kerja tidak semata-mata diukur dari banyaknya publikasi, tetapi juga dari ketepatan informasi dan manfaatnya bagi masyarakat.

DPW DIMINTA MEMBUKTIKAN KINERJA, BUKAN HANYA BERBICARA

Agus Flores juga menegaskan bahwa dirinya akan melihat perkembangan kinerja jajaran ke depan, terutama ketika terdapat kegiatan Kapolri di daerah. Ia ingin memastikan bahwa pengurus wilayah benar-benar menjalankan peran dan tanggung jawabnya, bukan hanya aktif berbicara tanpa hasil yang jelas.

“Saya mau lihat ke depan ini. Kalau ada kegiatan Kapolri di daerah, tetapi tidak muncul liputannya, saya anggap nol besar kerjanya. Cuma habis di mulut saja, tidak ada kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa apabila DPW menjalankan tugas dengan baik, dirinya tidak perlu terus-menerus turun tangan untuk mendorong pelaksanaan kegiatan di daerah. Harapannya, setiap wilayah mampu bergerak secara mandiri, membangun koordinasi, dan menunjukkan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pesan ini sekaligus menjadi evaluasi bagi jajaran organisasi agar tidak menjadikan jabatan sebagai kebanggaan semata. Setiap pengurus diharapkan memiliki program kerja yang jelas, komunikasi yang efektif, serta pelaksanaan kegiatan yang dapat dilihat dan dinilai secara objektif.

MEMBANGUN ORGANISASI MELALUI KERJA NYATA

Dalam membangun organisasi, loyalitas tidak cukup hanya ditunjukkan melalui ucapan atau kedekatan dengan pimpinan. Loyalitas harus tercermin dalam kesungguhan menjalankan amanah, menjaga integritas, memperkuat koordinasi, dan memberikan kontribusi sesuai tugas masing-masing.

Bagi jajaran Fast Respon Counter Polri Nusantara, pesan Agus Flores dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan internal. Pengurus wilayah perlu mengevaluasi program kerja, meningkatkan kualitas peliputan, memperkuat jaringan informasi, serta memastikan setiap kegiatan yang dipublikasikan telah melalui proses pemeriksaan fakta.

Kritik terhadap kinerja hendaknya diterima sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme, bukan sekadar menjadi polemik internal. Setiap pengurus juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan kendala dan memperbaiki kekurangan secara terukur.

PENUTUP

Melalui pernyataannya, Agus Flores mengirimkan pesan yang jelas kepada seluruh jajaran: organisasi membutuhkan orang-orang yang bekerja, bukan sekadar tampil. Jabatan harus diikuti tanggung jawab, komunikasi harus dibuktikan dengan tindakan, dan setiap program harus menghasilkan manfaat yang nyata.

Ke depan, kinerja DPW diharapkan semakin profesional, aktif, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi, termasuk dalam menyampaikan informasi kegiatan institusi Polri secara akurat dan proporsional.

Sebab, pada akhirnya, kualitas sebuah organisasi tidak ditentukan oleh seberapa lantang pengurus berbicara atau seberapa tinggi jabatan yang disandang, melainkan oleh hasil kerja, konsistensi, integritas, dan kontribusi nyata yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Berita Terkait

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak///
Usai Berantas Narkoba, Kapolri Suyudi Kini Bidik Judol Dan Penipuan Digital ​
AGUS FLORES KETUM FAST RESPON: SETELAH MELEWATI TUJUH KAPOLRI, KINI SIAP PERKUAT SINERGI DENGAN KAPOLRI SUYUDI ARIO SETO
Sumpah Pemuda ke-98: Patriotisme, Ketangguhan, Dan Empati Jadi Fondasi Masa Depan Bangsa
AGUS FLORES SENTIL TAJAM DITTIPITER BARESKRIM POLRI: PETI SULAWESI TERKESAN TAK TERSENTUH, JANGAN HANYA BERANI BERTINDAK DI JAWA DAN SUMATRA!
Kapolri Suyudi Ario Seto Diangkat sebagai Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Viral Video Dugaan Pesta Narkoba Di Rutan Depok, Agus Flores: Bongkar Habis, Jangan Ada yang Dilindungi!

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Abrasi Gerus Kebun Warga Dusun Jati, Jalan Ambruk Pemerintah Diminta Bertindak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Wakapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Patroli Kamtibmas, Kanit Binmas Polsek Banda Alam Tampung Aspirasi Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Aceh Timur Tegur 28 Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Giat POLDIK, Kapolsek Ranto Peureulak Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Ranto Peureulak

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polres Aceh Timur Edukasi Pelajar SMP N 1 Idi Tentang Bahaya Narkoba

Berita Terbaru