JAKARTA – Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah derasnya arus informasi.
Apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga keterbukaan informasi, menyampaikan fakta secara objektif, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dalam pesannya, Johnny menegaskan bahwa kerja jurnalistik bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan juga mengemban tanggung jawab untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat berlandaskan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada rekan-rekan insan pers. Dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas jurnalistik menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menyampaikan informasi secara objektif berdasarkan fakta yang ada di tengah masyarakat,” demikian pesan Kadivhumas Polri tersebut.
Di tengah perkembangan teknologi digital yang membuat informasi bergerak semakin cepat, profesionalisme pers menjadi elemen penting untuk menangkal penyebaran informasi keliru, menjaga kepercayaan publik, dan memperkuat ruang informasi yang sehat.
Hubungan antara Polri dan insan pers juga memiliki arti penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan, berimbang, dan bertanggung jawab. Sinergi yang dibangun secara profesional diharapkan mampu memperkuat komunikasi publik sekaligus mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Momentum apresiasi ini sejalan dengan semangat 75 Tahun Humas Polri Mengabdi untuk Bangsa, dengan pesan #KonsistenMenjagaReputasi. Semangat tersebut menegaskan pentingnya komunikasi publik yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bagi insan pers, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa integritas merupakan fondasi utama profesi jurnalistik. Keberanian mengungkap fakta harus berjalan beriringan dengan verifikasi, independensi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Pada akhirnya, pers yang kuat bukan hanya pers yang cepat menyampaikan berita, tetapi juga pers yang mampu menjaga akurasi, mengedepankan kepentingan publik, dan mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas.
{Jurnalis Agus Suriadi)































