Miris! Anggaran Miliaran, Warga Aceh Timur Diduga Hanya Dapat 2 Ons Daging Meugang Bantuan Presiden

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:52 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Tradisi Meugang menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang seharusnya penuh sukacita, justru menyisakan kekecewaan bagi warga Aceh Timur, bantuan sapi dari Presiden RI Prabowo Subianto yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana, kini memicu kontroversi setelah warga mengeluhkan jatah daging yang dinilai tidak layak.

Kekecewaan ini mencuat setelah salah seorang warga mengunggah status di media sosial yang kemudian viral. Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan di tingkat akar rumput.

Satu Sapi untuk 1.200 KK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu Kepala Dusun (Kadus) di Gampong Alue Anoe mengungkapkan kebingungannya saat menerima bantuan tersebut. Menurutnya, ukuran sapi yang diserahkan jauh dari kata ideal untuk dibagikan kepada warga dalam jumlah banyak.
“Sapi bantuannya hanya satu ekor.

Taksiran, dagingnya hanya sekitar 25-30 kg karena sapinya kecil. Kami bingung cara membaginya, sementara jumlah Kartu Keluarga (KK) di desa kami lebih dari 1.200,” ujarnya kepada awak media.

Hal senada ditekenkan oleh Geuchik Tanoh Anoe, Azhar. Ia mengonfirmasi bahwa berdasarkan laporan dari Kadus, setiap KK diperkirakan hanya mendapatkan 2 ons daging.

“Kalau ingin membantu rakyat jangan setengah hati,” tegas Azhar menyayangkan teknis penyaluran bantuan tersebut.

Kadis Ngaku Lupa Nama Vendor, Berkilah Sapi “Tertukar”

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur, Murdhani, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Rabu (18/02/2026), mengklaim bahwa penyaluran telah tuntas 100 persen. Sebanyak 398 ekor sapi telah didistribusikan ke 24 kecamatan.

Namun, saat disinggung mengenai sosok di balik pengadaan (vendor), Murdhani mengaku tidak ingat. “Vendornya pihak ketiga. Saya lupa nama CV-nya,” jawabnya singkat.

Kecurigaan publik semakin menguat saat awak media menunjukkan foto sapi bantuan di Gampong Tanoh Anoe yang tampak kurus dan kecil. Menanggapi hal itu, Murdhani berkilah adanya kemungkinan kesalahan teknis di lapangan.

“Sapi dalam jumlah banyak, Bang. Mungkin ada yang tertukar sama penangkar. Nanti ditukar sama vendor melalui Pak Geuchik Tanoh Anoe,” dalihnya.

Kontras dengan Anggaran 7,55 Miliar

Kondisi sapi yang “minimalis” ini terasa kontras dengan nilai proyek yang fantastis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengalokasikan dana sebesar Rp7,55 Miliar untuk pengadaan 398 ekor sapi meugang tersebut.

Sebelumnya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto bagi masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana hidrometeorologi (banjir).

Namun, dengan temuan di lapangan ini, efektivitas dan transparansi penyaluran bantuan tersebut kini dipertanyakan oleh publik.

Berita Terkait

Pasca Banjir Bandang Aceh Keuchik Batu Sumbang Rangkul Warga, Bersama Sama Bersihkan Kantor Keuchik Dan Lingkungan
Patroli Dini Hari Personel Satsamapta Polres Aceh Timur Tutup Celah Kejahatan
Kapolsek Banda Alam Ipda Asdy Suhendra Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan
Kapolsek Idi Tunong Sosialisasikan Ke Masyarakat Cegah Bahaya Karhutla
Larangan Pembakaran Hutan Dan Lahan, Kapolsek Peurlak Timur Cegah Karhutla
Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Kapolsek Simpang Jernih Cegah Karhutla
Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian
Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Pasca Banjir Bandang Aceh Keuchik Batu Sumbang Rangkul Warga, Bersama Sama Bersihkan Kantor Keuchik Dan Lingkungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Patroli Dini Hari Personel Satsamapta Polres Aceh Timur Tutup Celah Kejahatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Kapolsek Banda Alam Ipda Asdy Suhendra Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Kapolsek Idi Tunong Sosialisasikan Ke Masyarakat Cegah Bahaya Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Kapolsek Simpang Jernih Cegah Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalan Sulit, Sekolah Jauh, Sinyal Terbatas: Potret Perjuangan Warga Pedalaman Simpang Jernih Aceh Timur

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Kapolsek Bandar Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Minggu, 30 Agu 2026 - 11:09 WIB