Aceh-Timur | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045.
Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya daya (SDM). Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.
Namun ironisnya realisasi realisasi dilapangan kerap kali menimbulkan kegaduhan, mulai dari keracunan hingga porsi yang dinilai tidak sesuai.

Seperti yang terjadi di kecamatan perlak kabupaten aceh timur pada tanggal 26 februari 2026 tepat nya dibulan suci ramadhan makanan kering yang di berikan oleh SPPG ALUE NIBONG YAYASAN NASABE PANGAN BERGIZI dinilai tidak layak, kur polu dengan itisan tipis berjumlah tiga potong, chiken nuget dua potong, telur puyuh empat buah, kacang goreng satu pelastik klip kecil, kurma satu kantong klip kecil serta satu buah susu indomild kids 190ml, jika di taksir nominal rupiah nya hanya 17 ribu rupiah untuk tiga hari,
Yunan nasution orang tua siswa SDN 3 peureulak mengatakan hal ini dilakukan dengan penuh kesadaran dan kesenganjaan, ini kejahatan yang dilakukan dengan terang terangan, jika dibiarkan bisa merusak asta cita presiden saya mengajak semua untuk sama-sama mengawal program presiden ini agar semua terlaksana dengan baik dan benar, saya sudah menyerahkan barang bukti menu MBG kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.
{Jurnalis Agus Suriadi}






























