Gebrakan Green Policing Polda Aceh: Kapolda Gandeng Green Leadership Indonesia Jaga Kelestarian Alam

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:08 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Polda Aceh menggelar audiensi bersama komunitas Green Leadership Indonesia Aceh dalam rangka membahas konsep green policing sebagai upaya kolaboratif menjaga kelestarian lingkungan hidup di Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Sentra Kupi, Batoh, Banda Aceh, Kamis (26/3/2026).

Audiensi ini diikuti Ketua dan anggota Komunitas Green Leadership Indonesia Aceh, para pemuda serta alumni berbagai program kepemudaan dan lingkungan di Aceh, termasuk komunitas Civil Netizens yang aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi lingkungan.

Dari Polda Aceh dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, beserta Irwasda dan pejabat utama, di antaranya , Karorena, Dirresnarkoba, Dirbinmas, dan Kabidpropam Polda Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, komunitas Green Leadership Indonesia Aceh menyampaikan dukungan terhadap gagasan Kapolda Aceh terkait implementasi green policing. Para peserta menilai pendekatan ini relevan dalam menjawab tantangan kerusakan lingkungan yang semakin kompleks.

Selain itu, para pemuda juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan, mulai dari edukasi, kampanye lingkungan, hingga penguatan peran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam di Aceh.

Sebagai bentuk dukungan konkret, komunitas menginisiasi program pendidikan lingkungan hidup bagi generasi muda yang akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama kepolisian. Program tersebut direncanakan berupa pelatihan atau pendidikan singkat yang difasilitasi oleh Polda Aceh melalui jajaran Polres dan Polresta di seluruh kabupaten/kota.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kapasitas generasi muda dalam menjaga, merawat, dan melakukan restorasi lingkungan.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat komunitas anak muda dalam mendukung program green policing.

“Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi, khususnya dalam edukasi lingkungan hidup kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Kapolda Aceh juga menegaskan kesiapan institusinya untuk memfasilitasi program pendidikan lingkungan tersebut melalui jajaran Polres dan Polresta agar dapat menjangkau generasi muda hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Lebih lanjut, Kapolda Aceh mengungkapkan gagasan strategis berupa program penanaman mangrove di sepanjang garis pantai serta wilayah bantaran sungai. Program ini bertujuan menjaga kualitas air, memperkuat struktur tanah, serta mencegah abrasi dan berbagai bentuk kerusakan lingkungan lainnya. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan.

Sebagai tindak lanjut, Kapolda Aceh juga menyampaikan rencana pelaksanaan program pendidikan singkat (short course) terkait green leadership yang akan digelar di seluruh Polres jajaran Polda Aceh. Program ini dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat sinergi antara kepolisian dan generasi muda dalam menjaga lingkungan hidup.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat dalam upaya restorasi dan pemulihan ekosistem yang rusak, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan di Aceh.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar
Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama
Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai
NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

PKTD Desa Kebun Tanah Terban Bergerak: Bersihkan Parit dan Saluran Air, Cegah Risiko Banjir

Rabu, 9 September 2026 - 09:50 WIB

Wabup Aceh Tamiang Buka Suara soal HGU PT Seumadam, Warga Sekumur Desak Lahan untuk Huntap

Jumat, 4 September 2026 - 14:57 WIB

112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership

Rabu, 2 September 2026 - 18:08 WIB

Di Tengah Jalan yang Tertimbun Longsor, Kepedulian Hadir: KITA BISA, SALAM SETARA dan RELAWAN GESIT Salurkan 3 Depot Air Siap Minum

Rabu, 2 September 2026 - 12:17 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa

Berita Terbaru