Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Buru, Provinsi Maluku, menunjukkan aksi solidaritas nyata bagi para korban bencana hidrometeorologi di Aceh. Sebanyak 2.000 botol minyak kayu putih dikirimkan langsung untuk membantu pemulihan kesehatan masyarakat yang terdampak.

Bantuan minyak kayu putih berukuran 100ml tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pulau Buru, M. TH. Al Affandy, dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Posko Komando Pemulihan Bencana Pemerintah Aceh pada Selasa (21/4/2026).

Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pulau Buru. Menurutnya, bantuan ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh warga di pengungsian maupun di lokasi terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Pemkab Buru. Ini adalah bentuk persaudaraan yang melintasi jarak antara Maluku dan Aceh,” ujar M. Nasir.
Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir juga menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Aceh terkait dukungan logistik ini.

“Tolong sampaikan ucapan terima kasih Bapak Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, mewakili Pemerintah dan seluruh rakyat Aceh atas bantuan ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam masa pemulihan pascabencana,” ucap Sekda Aceh, M. Nasir.
Sementara, Kalak BPPB Kabupaten Pulau Buru, , M. TH. Al Affandy menjelaskan, bantuan tersebut merupakan rasa solidaritas dan aksi simpatik Pemkab Pulau Buru. Menurutnya, minyak kayu putih yang diserahkan merupakan produk unggulan khas Pulau Buru yang dikenal memiliki kualitas terbaik.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan keluhan kesehatan warga, terutama dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem dan kondisi lingkungan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Aceh,” tutup M. TH. Al Affandy.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Gelar Pendidikan Perdamaian, Kak Na Apresiasi IWPG
Buka Rakor DWP se Aceh, Ketua DWP Tekankan Solidaritas Dalam Organisasi
Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan
Pawai 1 Muharram, Kak Na Selfie dengan Unta SD Islam Al-Azhar Kairo
KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Na Apresiasi Bank Indonesia
Pantau Karhutla di Wilayah Barsela, Kapolda Aceh dan BPBA Gelar Patroli Udara
Kapolda Aceh Tinjau Langsung Uji Kesamaptaan Jasmani 170 Casis Bintara di Stadion Harapan Bangsa
‎Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden Di KMP Aceh Hebat 2, Pastikan Penanganan Korban Menjadi Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:27 WIB

Polemik Dapur Gizi di Desa Mee Meurah Mulia: Higienis atau Hanya Formalitas?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:37 WIB

Senyum 60 Anak Yatim Warnai Jumat Berkah Bersama Kapolres Lhokseumawe di Geureudong Pase

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:35 WIB

Ayahwa Bupati Tinjau Asrama IPAU, Tegaskan Komitmen Dukung Hunian Mahasiswa yang Lebih Layak

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:58 WIB

Istiqamah Menuntut Ilmu, Pemerintah Gampong Kebon Pirak Gelar Pengajian Rutin

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

Majelis Taklim Rutin Gampong Mampree: Pilar Penguatan Nilai Keagamaan di Paya Bakong

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:54 WIB

Rajuli Resmi Dilantik Jadi Geuchik Blang Gunci, Camat Paya Bakong Tekankan Sinergitas dan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Aceh Utara Rampungkan Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung, Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:31 WIB

Tinggal Sendiri, Pria 71 Tahun di Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Atas Tempat Tidur

Berita Terbaru