Bahlil Lahadalia: Mimpi buruk Prabowo dan Partai Golkar.

ABDIANSYAH,SST

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:51 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta —Menindak-lanjuti terbuktinya Bahlil Lahadalia melakukan pelanggaran etika akademis, tidak jujur dan tidak berintegritas dalam proses penulisan disertasi doktoral di Universitas Indonesia, seharusnya Prabowo dan Partai Golkar memberhentikan menteri dan ketua partai yang tidak bisa lagi menjadi panutan rakyat.

Dewan Guru Besar UI, per tanggal 10 Januari 2025, telah memberikan sanksi pembatalan disertasi dan mewajibkan Bahlil menulis ulang dengan topik baru sesuai standar akademik UI.

Ada juga teguran keras, larangan mengajar hingga penundaan kenaikan pangkat bagi promotor, kopromotor dan pimpinan program studi. Jelas kasus gelar doktor Bahlil telah mencoreng reputasi kampus besar seperti UI.

Tapi, tampaknya, dalam siaran pers per 7 Maret 2015, pimpinan kampus berpendapat lain. Mereka tidak berani memberikan sanksi pembatalan disertasi Bahlil. Mereka hanya meminta Bahlil memperbaiki disertasi sesuai dengan ketentuan dan substansi yang nanti ditentukan oleh promotor dan co-promotornya.
Padahal promotor dan co-promotornya sedang menjalani sangsi akademik.

Pengambilan keputusan ini memang sarat akan konflik kepentingan mengingat bagi2 IUP tambang yg diberikan Bahlil sebagai Menteri ESDM. Usai adanya revisi UU Minerba, perguruan tinggi dan organisasi keagamaan termasuk penerima manfaat dari pengelolaan pertambangan. Disinyalir bahkan beberapa oknum yang terlibat mungkin sudah diberikan saham di berbagai perusahaan tambang.

Walaupun, akhirnya, disertasi Bahlil Lahadalia tidak dibatalkan Rektor. UI sudah mengakui bahwa Bahlil melanggar etika akademis, tidak jujur dan tidak berintegritas. Bahlil, si penggemar Whisky Hibiki, akan segera menuliskan permintaan maaf atas kelakuannya yg merusak reputasi UI kepada seluruh Civitas Akademika UI.

Pertanyaanya adalah: Apakah Presiden Prabowo masih mau menerima menteri dengan karakter seperti itu di kabinetnya? Apakah Partai Golkar yang memiliki kursi terbesar kedua (102 kursi) di DPR RI mau dipimpin oleh orang yg etika, kejujuran dan integritasnya sudah cacat?

Oleh: Reni Suwarso, Ph.D. Dosen FISIP UI. Direktur Institute for Democracy, Security and Strategic Studies.

Berita Terkait

Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh
Amankan Demo dan Kunjungan Presiden Jerman, Polda Metro Jaya Sterilkan Jalur VIP
Agus Flores Tantang Ungkap Aktor di Balik Tambang Pasir dan Solar Ilegal di Jatim: “Laporkan ke Saya!”
Resmi dari Korlantas!, Begini Cara Aktifkan SIM Digital Lewat HP Anda
Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”
Kakorbinmas Polri Tutup Pelatihan Gada Utama: Lahirkan Manajer Satpam Profesional
Agus Flores Serahkan Undangan kepada Kakorlantas Polri untuk Hadiri Sholawat Akbar Hari Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi
Kakorlantas Polri Pimpin Sertijab, Kombes Pol I Made Agus Prasatya Resmi Jadi Dirgakkum Korlantas

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Nahkoda Baru Ditjenpas Aceh: Ramdani Boy Siap Lanjutkan Pengabdian Yan Rusmanto

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:52 WIB

Wujudkan Gampong Bersih dan Kompak, Pemerintah dan Masyarakat Keude Paya Bakong Gelar Gotong Royong

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:57 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemerintah Gampong Buket Guru Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05 WIB

Wujud Syukur, Pemerintah Gampong Nga Paya Bakong Santuni Anak Yatim di Momen 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 22:29 WIB

‎”Kagura” Dibalik Aroma Limbah, Dapur MBG Buket Rata Belum Kantongi SLHS?

Senin, 15 Juni 2026 - 20:59 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Aceh Utara Gelar Pawai Ta’aruf dan Bazar Makanan Gratis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:17 WIB

Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Grup Sinar Pelita Rapai Debus Cotdah Tanah Luas Tampil Memukau di Buket Selamat

Berita Terbaru