Grup Sinar Pelita Rapai Debus Cotdah Tanah Luas Tampil Memukau di Buket Selamat

Fadly P.B

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

‎‎Aceh Utara – Grup kesenian tradisional Sinar Pelita Rapai Debus dari Desa Cotdah tampil memukau dalam pertunjukan di Desa Buket Selamat, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara,Minggu malam Senin 14 Juni 2026.

‎Pertunjukan yang disaksikan ribuan penonton itu berlangsung semarak. Aksi para pemain debus di atas panggung membuat suasana histeris. Atraksi kekebalan tubuh yang menjadi ciri khas debus berhasil memukau warga yang memadati lokasi acara.

‎Syeh Rusli Sabil, pimpinan Grup Sinar Pelita, menyambut baik antusiasme masyarakat terhadap penampilan malam ini.

‎“ Kata dia, pihaknya mengharapkan perhatian pemerintah untuk menghidupkan kembali adat seni rapai ini. Karena sekarang sangat kurang perhatian dari Bupati Aceh Utara,” ujarnya di sela acara.

‎Syeh Rusli berharap kesenian rapai debus yang merupakan warisan budaya Aceh tidak punah. Dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar para seniman muda terus termotivasi melestarikan tradisi leluhur.

‎Acara ditutup dengan tepuk tangan meriah dari ribuan penonton yang hadir.

‎Asal usul seni budaya adat Rapai dari Aceh itu erat banget sama masuknya Islam ke tanah Rencong

Lahir bareng penyebaran Islam abad ke-11

‎Rapai bukan cuma tarian, tapi alat musik pukul khas Aceh yang dimainkan pakai tangan kosong. Menurut kepercayaan masyarakat Aceh, rapai diciptakan oleh Syekh Ahmad bin Rifa’i, pendiri tarekat Rifa’iyyah dari Baghdad. Ada juga versi yang menyebut Syekh Rapi/Syekh Rifa’i yang bawa rapai pas menyebarkan Islam ke Aceh.

Dipakai sejak Kesultanan Aceh Darussalam

‎Rapai bareng Geundrang dan Serune Kalee udah jadi perangkat musik sejak masa kejayaan Kesultanan Aceh. Pertama kali ditabuh di ibukota kerajaan, Banda Khalifah, sekarang Gampong Pande Banda Aceh. Makanya Gampong Pande masih simpan banyak peninggalan rapai kerajaan.

Fungsi & makna budayanya

‎Awalnya rapai dipakai buat iringan zikir, syair, dan dakwah Islam. Ditabuh pas lantunan syair Islami biar suasana lebih hidup, semarak, dan numbuhin semangat jamaah. Dari situ berkembang jadi seni pertunjukan. Sekarang rapai dipakai di hampir semua seni tarik suara tradisional Aceh. 364b

Bentuk & jenisnya

‎Rapai dibuat dari kayu pilihan bentuk bundar, direntangkan kulit sapi/kambing, lalu dikasih lempengan logam biar ada gemerincingnya. Namanya beda-beda tergantung ukuran + cara mainnya. Dari alat musik ini lahir tarian Rapai Geleng, Rapai Pasè, dll. Penarinya sambil menabuh rapai di atas kepala dengan gerakan cepat + dinamis. 364b

‎Singkatnya: Rapai itu “dakwah yang dibunyikan”. Datang bareng ulama dari Timur Tengah, lalu berbaur jadi identitas budaya Aceh sampai sekarang.

Berita Terkait

Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”
Aroma Limbah Menyengat dari Dapur MBG di Buket Rata: Antara Gizi dan Sanitasi?
‎Pasca Banjir Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Pasien Stroke di Aceh Utara Terpaksa Dievakuasi Pakai Rakit
DPC BAI Aceh Tamiang dan DPD SWI Aceh Tamiang Tekankan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik untuk Memajukan Daerah
Babak Baru Usai Pilchiksung Meunasah Asan: Geuchik Terpilih Diduga Gunakan Ijazah Palsu Saat Pencalonan
Lubang Galian Drainase di Aceh Utara Ancam Nyawa, YARA Soroti Pelanggaran KIP dan Kelalaian Kontraktor
Inovasi Digital: SMPN 2 Nisam Antara Gelar Ujian Akhir Semester Berbasis Komputer
Pelaku Curanmor di Nibong Diserahkan ke Kejari Aceh Utara

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:15 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:42 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:08 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:43 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:24 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel

Senin, 25 Mei 2026 - 17:38 WIB

DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:19 WIB

Jalur Lintas Aceh Tenggara–Medan Kembali Bisa Dilalui Setelah Pembersihan Intensif oleh BPJN Aceh 3.5

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:32 WIB

Proyek Lawe Harum Tuai Gelombang Kritik, Masyarakat Pertanyakan Transparansi dan Hasil Audit Mutu Konstruksi Irigasi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

ACEH

Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”

Senin, 15 Jun 2026 - 16:17 WIB