Aceh Utara – Di tengah birokrasi penantian pencairan Dana Desa (DD) tahun 2026, sebuah aksi nyata berbasis kemanusiaan ditunjukkan oleh Syahrul Rizal, Geuchik Gampong Meunye Tujoh, Kecamatan Pirak Timur, Aceh Utara.
Tanpa menunggu anggaran turun, ia bergerak cepat menyalurkan santunan duka bagi warganya yang menjadi korban kecelakaan maut, membuktikan bahwa pelayanan masyarakat tak boleh terhenti oleh urusan administratif.
Langkah ini diambil menyusul insiden kecelakaan tragis yang melibatkan dua sepeda motor dan satu truk vakum pada pukul 10.00, 04/04/2026 WIB. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa Saifullah (55), warga Meunye Tujoh yang meninggalkan tujuh orang anak.
Komitmen Konkrit di Masa Sulit
Syahrul Rizal menegaskan bahwa pemberian santunan sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) ini merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Aceh Utara Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APBG.
”Walaupun dana desa belum cair, program bantuan santunan uang duka bagi keluarga miskin ini tetap kita jalankan. Ini adalah amanah peraturan dan, yang lebih penting, ini adalah soal kemanusiaan. Almarhum meninggalkan tujuh orang anak yang tentu sangat membutuhkan dukungan kita saat ini,” ujar Syahrul saat diwawancarai awak media, Sabtu, 04/04/2026.
Kronologi Tragedi “Adu Banteng”
Kecelakaan bermula saat Saifullah yang mengendarai Honda CRF melaju dari arah Matangkuli menuju Nibong. Saat mencoba mendahului Vacuum Truck yang dikemudikan Ichsan (50), perhitungan jarak yang kurang tepat berujung petaka.
Dari arah berlawanan, muncul Muhammad Deni (25) dengan Yamaha Nmax. Benturan keras “adu banteng” tidak terhindarkan. Muhammad Deni terpental ke sisi kiri jalan dan mengalami luka berat, sementara Saifullah jatuh ke jalur lintasan truk hingga terseret dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Duka Mendalam dan Pesan Keselamatan
Selain menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan, kerugian materil akibat hancurnya kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp10.000.000. Saat ini, Muhammad Deni masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara sopir truk dalam kondisi sehat.
Aksi cepat Geuchik Syahrul Rizal mendapat apresiasi dari warga sekitar. Di tengah duka yang menyelimuti Gampong Meunye Tujoh, langkah sang pemimpin desa menjadi oase yang meringankan beban keluarga korban. Peristiwa ini juga menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat mendahului kendaraan di jalur sempit kawasan pemukiman.






























