Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar meminta penjelasan langsung kepada Pemerintah Aceh terkait alasan diterbitkannya Pergub tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Penyelenggaraan dan Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Pendopo Wali Nanggroe, Selasa (19/5/2026).

Dalam forum tersebut, Wali Nanggroe juga meminta laporan dan penjelasan dari berbagai pihak terkait dampak sosial dan politik dari kebijakan tersebut. Penjelasan diminta dari Polda Aceh, Kabinda Aceh, tokoh agama, hingga kalangan akademisi.

Sekda Aceh M Nasir menjelaskan, tujuan pergub tersebut bukan untuk mengurangi pelayanan kesehatan masyarakat, melainkan sebagai upaya penataan ulang data penerima manfaat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Tujuan pergub ini adalah menata ulang data berdasarkan DTSEN. Data ini ditetapkan presiden dan semua lembaga harus mengacu pada data ini. Ada empat provinsi yang juga mengacu pada data tersebut,” kata M Nasir.

Ia mengatakan, Pemerintah Aceh juga harus melakukan penyesuaian anggaran karena kondisi fiskal daerah yang terbatas. Menurutnya, anggaran yang masuk ke Aceh telah memiliki peruntukan yang terikat sehingga tidak bisa digunakan secara bebas.

Meskipun begitu, kata Sekda setelah evaluasi dan pertimbangan panjang, Gubernur Muzakir Manaf telah mengambil keputusan untuk mencabut Pergub tersebut. Nantinya Pemerintah Aceh akan menerbitkan Pergub baru untuk menghentikan Pergub JKA tersebut.

Sementara itu, Wali Nanggroe menegaskan bahwa persoalan JKA bukan hanya berkaitan dengan administrasi anggaran, tetapi juga menyangkut kehadiran pemerintah dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“JKA bukan hanya soal administrasi anggaran. Saya harap semua aspirasi ditampung dan pemerintah harus hadir menjaga stabilitas daerah serta kepercayaan masyarakat kepada lembaga pemerintah,” kata Malik Mahmud.

Dalam kesempatan itu, Wali Nanggroe juga mengingatkan panjangnya sejarah perjuangan dan konflik yang pernah dialami Aceh, mulai dari masa peperangan dengan kerajaan lain, penjajahan Portugis, Belanda, dan Jepang, hingga konflik bersenjata pada masa DI/TII dan GAM.

Menurutnya, pengalaman sejarah tersebut menjadi pelajaran penting agar seluruh pihak menjaga kekompakan dan stabilitas Aceh melalui komunikasi yang baik serta kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Soal Permohonan Tambahan Anggaran Aceh, Jubir Nurlis: Masih Dipelajari Pusat
Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI
Wagub Aceh Pimpin Rakor Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi
Sekda Aceh Buka MUSPROV XI INKINDO Aceh 2026
Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa
Kak Na: Skrining Kesehatan untuk Deteksi Dini dan Cegah Dini
Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa TA 2017
Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:01 WIB

Polsek Baktiya Barat Dukung Ketahanan Pangan Lewat Budi Daya Ikan Gurame, Dan Tanaman Sayur Mayur

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:09 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PD-IPHI Masa Bakti 2025–2030

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:43 WIB

Arsitektur Dan Ornamen Khas Aceh Utara Dibahas MAA

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:27 WIB

Ayah wa Respon Cepat, Bantu Satu Unit Rumah Layak Huni Di Merah Mulia

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:21 WIB

SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Hadir di Langkahan dengan Pendidikan Gratis “Program “Sejuta Santri untuk Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:04 WIB

Rumah Warga Paya Bakong Rusak Diterjang Angin Kencang, Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:51 WIB

Pura-pura Cacat, Pengemis yang Gedor Kaca Mobil di Syamtalira Bayu Diciduk Satpol PP

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:45 WIB

Pirak Timu Terendam: Air Setinggi Lutut Kepung Dayah Nurul Iman

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:24 WIB