Diduga Jarang Ngantor dan Sering ke Luar Daerah, Kinerja Plt Kadisnav Sabang Disorot

Fadly P.B

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

‎‎Sabang – Kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Navigasi (Kadisnav) Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, S.E., M.Mar., M.M.Tr., tengah menjadi sorotan hangat di lingkungan internal instansi tersebut. Tohara diduga kuat jarang berada di kantor dan lebih banyak menghabiskan waktu di luar daerah, termasuk ke Jakarta, tanpa kejelasan urgensi kedinasan.

‎Menurut informasi yang dihimpun dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan, keberadaan Tohara di kantor dinas Sabang terhitung sangat minim dalam setiap pekannya.

‎”Dalam seminggu beliau paling hanya bertahan beberapa hari di kantor, setelah itu sudah berada di Jakarta,” ungkap sumber tersebut kepada media, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Manajemen internal Dinilai Tertutup

‎Sumber tersebut juga menyayangkan sikap pimpinan institusi vertikal itu yang dinilai sangat tertutup terkait keberadaannya. Ketidakjelasan informasi ini dinilai memicu preseden buruk bagi manajemen internal Distrik Navigasi Sabang.

‎”Beliau terkesan tiba-tiba menghilang begitu saja dari kantor tanpa ada informasi yang jelas, apakah dalam rangka tugas atau hal lain. Saat ada tamu yang datang mencari, petugas di kantor hanya bisa menjawab tadi bapak ada, tapi sekarang tidak tahu ke mana. Jangan sampai ini memberikan kesan manajemen yang tidak sehat di bawah kepemimpinan beliau,” keluhnya.

‎Sesuai dengan ketentuan kepegawaian, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan mematuhi jam kerja secara disiplin. Keberangkatan pejabat ke luar daerah untuk perjalanan dinas pun wajib dibekali Surat Perintah Tugas (SPT) resmi yang ditandatangani oleh atasan berwenang dengan urgensi yang jelas.

‎Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut berpotensi melanggar disiplin aparatur negara.

‎Upaya Konfirmasi Wartawan Kerap Buntu

‎Indikasi tertutupnya akses informasi ini dirasakan langsung oleh awak media saat mencoba melakukan konfirmasi demi keberimbangan berita. Upaya untuk menemui Capt. Tohara di kantornya di Sabang berulang kali gagal. Petugas piket selalu memberikan jawaban bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar kota.

‎Bahkan, setelah ditunggu selama satu minggu, pegawai setempat tetap mengaku tidak mengetahui jadwal pasti kepulangan maupun agenda luar daerah sang Plt Kadisnav. Akses komunikasi juga seolah tertutup rapat karena sejumlah pegawai enggan memberikan nomor kontak resmi atasannya dengan berbagai alasan.

‎Perburuan konfirmasi berlanjut ketika awak media mendapatkan informasi bahwa Capt. Tohara tengah berada di Kantor Radio Navigasi Ulee Lheue, Banda Aceh. Namun, setibanya di lokasi, petugas setempat menyebutkan beliau sedang keluar dan diperkirakan kembali menjelang malam.

‎Ironisnya, saat media kembali mendatangi kantor tersebut sore harinya, petugas di Ulee Lheue menyatakan bahwa Capt. Tohara sudah bertolak kembali ke Sabang menggunakan kapal. Kontradiksi terjadi ketika pada malam harinya, sumber tepercaya di Sabang justru mengonfirmasi bahwa sang Plt Kadisnav belum juga tiba di Sabang dan diduga masih berada di Banda Aceh.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya membuka ruang komunikasi dan melayangkan surat konfirmasi resmi kepada pihak Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang maupun Kementerian Perhubungan terkait guna mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai persoalan ini. (Tim)

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan
DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang
400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Subuh Keliling, Polsek Darul Aman Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Kapolsek Banda Alam Ajak Warga Perkuat Harkamtibmas Lewat Jumat Keliling

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Kapolsek Peureulak Barat Hadiri FASI V, Dorong Anak Cinta Al-Qur’an

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Dukung Green Policing Polsek Banda Alam Bersihkan Masjid Babul Maqwa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Polsek Peureulak Barat Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Anak TK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Kapolsek Peudawa Pimpin Green Policing di Masjid Darul Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Kapolsek Peureulak Barat: Santri Berperan Jaga Persatuan dan Keamanan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Green Policing, Aksi Nyata Polsek Darul Aman Jaga Kelestarian Lingkungan

Berita Terbaru