Ketua YARA Bireuen-Pijay Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

Fadly P.B

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:59 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

‎‎Banda Aceh – STAI Nusantara resmi mengukuhkan Muhammad Zubir, SH, MH sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Hukum Tata Negara (HTN) periode 2026–2028, seperti diketahui Muhammad Zubir merupakan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Bireuen dan Pidie Jaya.

‎Prosesi pengukuhan berlangsung di lingkungan kampus STAI Nusantara Banda Aceh dan turut disaksikan oleh Pimpinan Yayasan, Para Dosen, Kaprodi, serta mahasiswa/i

‎Ketua STAI Nusantara, Dr. Dicky Wirianto, mengatakan pengangkatan Muhammad Zubir, SH, MH merupakan langkah strategis kampus dalam memperkuat Program Studi Hukum Tata Negara yang masih tergolong baru.

‎Menurutnya, prodi tersebut membutuhkan figur muda, energik, dan memiliki pengalaman praktik hukum agar mampu mendorong kualitas akademik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan hukum yang progresif.

‎“Pengukuhan ini merupakan bagian dari penguatan akademik kampus. Prodi HTN membutuhkan sosok yang mampu membangun semangat baru dan menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan hukum di Aceh,” ujar Dicky dalam sambutannya, diruangan ‎kampus STAI Nusantara, Banda Aceh, Rabu, (20/5/2026).

‎Sementara itu, Muhammad Zubir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

‎Ia menilai amanah tersebut bukan sekadar jabatan akademik, melainkan tanggung jawab besar untuk ikut mencerdaskan generasi Aceh melalui pendidikan hukum.

‎Zubir mengajak seluruh civitas akademika, praktisi hukum, serta elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

‎“Kita ingin anak-anak Aceh tidak hanya berpendidikan, tetapi juga melek hukum dan berani terlibat dalam upaya penegakan keadilan di masyarakat,” tuturnya.

‎Ia juga mendorong generasi muda Aceh untuk terus meningkatkan semangat belajar serta memperluas wawasan di bidang hukum tata negara dan hukum sosial kemasyarakatan.

‎Saat ini, STAI Nusantara memiliki empat program studi, yakni Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Ekonomi Syariah, serta Program Pascasarjana Studi Islam.

‎Sebagai bentuk komitmen memperluas akses pendidikan, kampus tersebut juga menyediakan sekitar 40 hingga 50 kuota beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu pada tahun akademik 2026 tahun ini.

‎Pengukuhan itu turut dihadiri Ketua Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggro, Abiya Dr. Jamaluddin Thaib, bersama jajaran dosen dan mahasiswa STAI Nusantara.

Berita Terkait

Polemik Dana Desa Lhok Euncien Baktiya Barat, Terancam Sanksi Penghentian Penyaluran Dana Desa?
Marwah Pers Tercederai di Sawang, LIN Aceh Desak APH Periksa Dugaan Pungli Jadup
Kapolri Lantik Irjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh
Konfirmasi Dugaan Pengutipan Jadup di Gampong Teungoh Sawang: Wartawan Diduga Malah Dapat Makian “Neujak Oex Ma Neuh” Dari Ketua Tuha Peuet
Jejak Dana Ketahanan Pangan Lhok Euncien 120,5 Juta : Antara Janji Geuchik dan Bungkamnya Camat Baktiya Barat?
Masuk Musim Tanam Padi, Petani di Paya  Bakong Pertahankan Khanduri Blang Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Aceh
Program Becak Motor Disebut Fiktif, LIN Aceh: Itu Fitnah Keji dan Pengecut!
Pemuda Paya Bakong Siap Bersinergi, Kepengurusan IPEMAPA 2025–2027 Segera Dilantik di Banda Aceh
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:38 WIB

Polemik Dana Desa Lhok Euncien Baktiya Barat, Terancam Sanksi Penghentian Penyaluran Dana Desa?

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:53 WIB

Marwah Pers Tercederai di Sawang, LIN Aceh Desak APH Periksa Dugaan Pungli Jadup

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:37 WIB

Konfirmasi Dugaan Pengutipan Jadup di Gampong Teungoh Sawang: Wartawan Diduga Malah Dapat Makian “Neujak Oex Ma Neuh” Dari Ketua Tuha Peuet

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:35 WIB

Jejak Dana Ketahanan Pangan Lhok Euncien 120,5 Juta : Antara Janji Geuchik dan Bungkamnya Camat Baktiya Barat?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:23 WIB

Masuk Musim Tanam Padi, Petani di Paya  Bakong Pertahankan Khanduri Blang Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Aceh

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:51 WIB

Program Becak Motor Disebut Fiktif, LIN Aceh: Itu Fitnah Keji dan Pengecut!

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:44 WIB

Pemuda Paya Bakong Siap Bersinergi, Kepengurusan IPEMAPA 2025–2027 Segera Dilantik di Banda Aceh

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:30 WIB

Benarkah untuk Rakyat? Menelisik Dana Darurat Rp12,26 Miliar Pemkot Lhokseumawe

Berita Terbaru