Aceh Timur,|Rais Azhari resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Online (PWO) Aceh untuk masa bakti 2026–2031 dalam Musyawarah Besar (Mubes) PWO Aceh yang berlangsung di salah satu kafe di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (21/6/2026).
Proses pemilihan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, seluruh peserta musyawarah secara bulat menyepakati Rais Azhari sebagai ketua setelah tidak ada calon lain yang diajukan.
Penetapan secara aklamasi itu mencerminkan kuatnya dukungan dan kepercayaan anggota terhadap sosok Rais Azhari untuk memimpin organisasi wartawan tersebut selama lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya usai terpilih, Rais Azhari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh seluruh peserta Mubes. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa PWO Aceh menjadi organisasi yang lebih solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Bersama jajaran pengurus yang akan dibentuk nantinya, kami berkomitmen memperjuangkan hak-hak wartawan, meningkatkan kompetensi anggota melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kapasitas, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap tugas peliputan,” ujar Rais Azhari.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi pers serta memperkuat sinergi antara insan media dengan berbagai pihak demi mendukung pembangunan daerah yang transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Mubes, M. Amin, menyampaikan bahwa hasil keputusan tersebut merupakan cerminan kesatuan pandangan seluruh elemen wartawan yang tergabung dalam PWO Aceh, termasuk dukungan dari perwakilan kabupaten/kota yang hadir dalam musyawarah.
Menurutnya, terpilihnya Rais Azhari secara aklamasi menunjukkan soliditas organisasi dan menjadi modal penting untuk membawa PWO Aceh semakin berkembang di masa mendatang.
“Pemilihan secara aklamasi ini menunjukkan kuatnya persatuan dan kekompakan di tubuh PWO Aceh. Kami optimistis di bawah kepemimpinan Rais Azhari, organisasi ini akan semakin maju, profesional, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang,” kata M. Amin.
Ia berharap kepengurusan baru nantinya dapat menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, memperkuat perlindungan profesi, serta memperluas kontribusi organisasi terhadap kemajuan dunia jurnalistik di Aceh.
Dengan terpilihnya Rais Azhari sebagai Ketua PWO Aceh periode 2026–2031, organisasi tersebut diharapkan semakin berperan aktif dalam mendorong kebebasan pers yang bertanggung jawab, menyajikan informasi yang akurat, objektif, dan terpercaya, serta turut berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Aceh melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas.
{Abuyan}






























